Lain-lain

Area Tanam Tembakau Tak Sesuai Target


PROBOLINGGO – Pemkab Probolinggo pada tahun ini mematok target area tanam tembakau seluas 10.744 hektare. Namun hingga saat ini, luas lahan yang sudah ditanami tembakau masih mencapai 8.824 hektare.

Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo Nurul Komaril Asri mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan target area tanam belum tercapai. Salah satunya, tidak sedikit petani yang tidak menanam tembakau di sawahnya.

“Mungkin disebabkan kekhawatiran warga akan harga tembakau. Jadi, ada yang tidak tanam pada tahun ini,” katanya, Kamis (29/7).

Nurul mengungkapkan, pihak gudang siap menampung hasil tembakau dari petani lokal dalam jumlah cukup besar. Dari hasil koordinasinya dengan beberapa gudang, total kebutuhan tembakau di Kabupaten Probolinggo mencapai 13.000 ton.

“Kalau semisal 10.744 hektare itu terpenuhi area tanamnya, Insya Allah hasil tembakaunya berkisar di 12 ribu ton. Jadi, gudang masih sanggup membeli semuanya” ujarnya.

Dengan kondisi ini, ia pun meyakini hasil panen tembakau di Kabupaten Probolinggo akan laris dibeli oleh para pengepul gudang. Sebab gudang-gudang akan berlomba melakukan pembelian tembakau dari petani setempat agar kebutuhan gudang dapat terpenuhi.

Meski area tanam tembakau belum terpenuhi, Nurul berharap petani menanam tembakau pada saat ini. Sebab jika tanam pada saat ini, ia khawatir masa panen terjadi ketika gudang sudah menutup pembelian.

“Kalau tanam sekarang, khawatir ketika panen, gudang sudah tutup. Kekhawatiran kedua ialah masa penennya berbarengan dengan pergantian musim, dari kemarau ke musim hujan,” terangnya. (ay/eem)


Bagikan Artikel