Lain-lain

Pengerjaan Jembatan Picu Kemacetan


PAITON – Pengerjaan jembatan di jalur pantura masuk Desa Jabungsisir Kecamaran Paiton Kabupaten Probolinggo, masih terus dikerjakan. Perbaikan jembatan pada sisi sebelah selatan itu rupanya menjadi pemicu terjadinya kemacetan di jalur Probolinggo-Situbondo. Kemacetan terjadi hampir setiap hari.

Dari pantauan Koran Pantura, kemacetan tersebut sering terjadi pada pagi dan sore hari, baik dari jalur barat maupun sebelah timur. Pada saat tertentu, kemacetan itu terjadi hingga sampai puluhan meter dai kedua sisi jalur. Sebab, jalur tersebut menjadi akses utama lalu lintas jalur pantura Probolinggo-Situbondo.

Banyak kendaraan besar yang ikut terjebak dalam kemacetan tersebut. Bahan material dan alat berat dalam proses pengerjaan itu, diletakkan di samping jalan. Sehingga, aktifitas lalu lalang ikut terganggu. Sementara akses jaln hanya dibuka satu sisi, sebelah utara. Kendaraan yang melintas harus mengambil jalur sebelah utara, terlepas dari aspal jalan.

Petugas pengerjaan jalan di lokasi, menerapkan buka tutup jalur satu sisi. Sehingga kendaraan yang melintas antara dua jalur itu, harus bergantian. Setelah kendaraan di jalur utara tuntas melintas seluruhnya, baru diganti dengan jalur selatan.

“Macet ini sering, kalau nggak pagi, siang atau sorenya. Kalau malam jarang. Mungkin karena akses lalu lalang kendaraan di malam hari bisa dihitung jari. Tapi terkadang ada juga macetnya cuman tidak sampai panjang,” ungkap Muhammad Ali, salah satu warga setempat, kemarin (26/7).

Ketika kendaraan yang melintas semakin ramai, kata dia, kemacetan semakin panjang dari kedua belah jalur. Kemacetan itu sering terjadi pada kendaraan roda empat dan selebihnya. Sementara kendaraan roda dua dapat nyelonong lewat jalur sempit diantara celah-celah kendaraan besar.

Namun, lanjutnya, karena kendaraan roda empat juga ada yang kesusu dan nerobos keluar aspal. Sehingga jalur untuk kendaraan motor tertutup. Sehingga pengguna sepeda motor ikut terjebak dalam kemacetan tersebut. “Mau bagaimana lagi, soalnya ada pengerjaan jalan,” ungkap dia.

Sementara itu, BBPJN Wilayah Probolinggo-Situbondo Aprianto menyampaikan permohonan maaf pada seluruh pengendara yang terganggu atas aktifitas pengerjaan jembatan tersebut. Ia berupaya untuk secepat mungkin menyelesaikan perbaikan jembatan. Untuk itu para pengendara diminta untuk memaklumi.

“Kami mohon maaf bila aktifitas berkendara para pengguna jalan terganggu. Kami harap dapat dimaklumi. Serta kami mohon para pengguna jalan untuk lebih hati-hati ketika melintas di jalan itu. Sebab banyak bahan material dan alat berat,” kata dia. (yek/iwy)


Bagikan Artikel