Lain-lain

Prostitusi Klerkeran Diduga Beroperasi Lagi


BESUK – Tempat prostitusi illegal di Desa Klampokan, Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo atau juga dikenal dengan Klerkeran sudah cukup lama ditutup oleh Satpol PP. Tetapi kini ditengarai tempat esek-esek itu beroperasi lagi.  

Tempat prostitusi di Desa Klampokan, Kecamatan Besuk atau yang biasa dikenal dengan lokasi prostitusi Klerkeran kembali dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Pasalnya tempat hiburan para lelaki hidung belang itu diduga beroperasi lagi setelah beberapa kali ditutup oleh Satpol PP  Kabupaten Probolinggo.

Dari pantauan Koran Pantura di lokasi tersebut pada Senin (21/6), terlihat beberapa motor terparkir di depan bangunan semi permanen itu. Kondisi tersebut menurut MR, salah seorang warga sekitar, sudah merupakan hal biasa terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Dulu memang sempat ditutup sama Satpol PP, sampai dipasangi banner pemberitahuan kalau di sana sudah bebas dari tempat pelacuran. Tetapi akhir-akhir ini memang ada kegiatan seperti itu lagi,” kata MR, kemarin.

Ia melanjutkan, dengan adanya motor-motor yang sering terparkir di lokasi prostitusi tersebut, MR berharap pihak Satpol PP segera mengambil tundakan. Hal tersebut untuk memastikan lokasi tersebut aman dari kegiatan yang merrsahkan masyarakat.

“Masak mau dibiarkan. Kalau di mata masyarakat manapun kegiatan seperti itu jelas buruk, apalagi jika nantinya sampai menyeret anak-anak di bawah umur sebagai sasaran, kan bisa saja. Semoga cepat direspon,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Penyidikan dan Penindakan (Dikdak) Satpol PP Kabupaten Probolinggo Budi Utomo mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum menerima aduan dari warga terkait hal tersebut. Namun ia berjanji pihaknya akan segera menindaklanjuti.

“Baru tahu setelah dikabari ini. Kami juga belum sempat kroscek lagi kepada anggota di kecamatan (Besuk). Selanjutnya akan kami pantau dulu sambil lalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa,” katanya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel