Lain-lain

Kemarau, Waspada Karhutla di 10 Kecamatan Probolinggo


PROBOLINGGO – Di musim kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo meminta masyarakat untuk waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terlebih,  ada 10 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang patut diwaspadai mengalami karhutla. 

Kecamatan – kecamatan yang dinilai rawan mengalami karhutla tidak semuanya berada di dataran tinggi. Ada pula kecamatan di dataran rendah. Sepuluh kecamatan tersebut meliputi Sukapura, Sumber, Dringu, Gending, Tiris, Krucil, Gading, Paiton, Pakuniran dan Kotaanyar.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Rahmad Waluyo melalui Kabid Kedaruratan Bencana Sugeng Suprisayoga mengatakan, memang saat ini yang perlu diwaspadai adalah bencana karhutla di berbagai titik. “Kalau di data kami ada 10 kecamatan yang perlu diwaspadai,” kata Sugeng, Rabu (9/6).

Menurut Sugeng, adanya data kawasan resiko bencana itu lantaran memang terdapat sejumlah hutan yang kerap kali terbakar. “Beberapa langkah sudah kami siapkan agar tahun ini juga minim kejadian. Tetapi paling tidak, perlu peran masyarakat yang ikut mencegah karhutla,” jelasnya. 

Sugeng mengungkapkan, untuk saat ini belum bisa diprediksi titik rawan tersebut. Namun, ketika sudah memasuki puncak musim kemarau, yakni Agustus-September, personel gabungan juga akan melakukan patroli rutin demi mencegah terjadinya kebakaran. “Cuma antisipasinya sudah mulai dari sekarang,” katanya.

Salah satu yang sudah siaga yakni Kecamatan Sukapura, tepatnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Di kawasan itu, sejumlah personel dan armada sudah siaga untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan. Sebab di kawasan ini tahun 2017, 2018 dan 2019 sempat terjadi kebakaran hebat. (rul/iwy)


Bagikan Artikel