Lain-lain

5.692 Jiwa Terdampak Banjir Dringu


DRINGU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyebut dampak banjir yang terjadi pada Senin (8/3) petang lebih luas dibanding dampak banjir pertama dan kedua yang terjadi sepekan sebelumnya. BPBD mencatat ada sebanyak 5.692 jiwa di 4 desa di kecamatan Dringu yang terdampak banjir petang kemarin.

Plt BPBD Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo mengungkapkan, untuk luasan dan dampak banjir kali ini lebih luas dibanding bencana banjir serupa yang terjadi sebelumnya.

Ada sebanyak 1.837 KK atau 5.692 jiwa di 4 desa yang terdampak banjir, yakni desa Kedungdalem, Dringu, Tegalrejo, dan Kalirejo.

Rinciannya di desa Kedungdalem terdapat 529 KK atau 1.764 jiwa, di desa Dringu 901 KK atau 2.641 jiwa, desa Kalirejo 350 KK atau 1.059 jiwa, dan di desa Tegalrejo sebanyak 57 KK atau 228 jiwa.

Jumlah ini meningkat jika dibanding dampak banjir sebelumnya yang hanya berdampak pada sekitar 1.430 KK atau sebanyak 4.405 jiwa di dua desa, yakni Kedungdalem dan Dringu.

“Untuk dampak banjir kali ini lebih luas dibanding banjir sebelumnya. Dimana wilayah terdampak bertambah dua desa yakni Tegalrejo dan Kalirejo yang juga berada di tepian sungai Kedunggaleng,” ungkapnya, Selasa (9/3).

Dijelaskannya, dampak banjir kali ini selain merendam ribuan rumah warga juga merusak sebagian tembok rumah warga. Bahkan ada 1 rumah warga di desa Kedungdalem yang dilaporkan ambruk lantaran tidak kuat menahan terjangan banjir yang deras dari arah sungai Kedunggaleng.

“Anggota kami masih melakukan proses assesment terkait dampak kerusakan yang disebabkan oleh banjir. Namun demikian sudah ada laporan bahwa ada sejumlah tembok rumah warga yang ambruk diterjang banjir,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tutug menyebut bahwa pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak UPT Pegelola Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai (WS) Welang-Pekalen Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur untuk segera melakukan perbaikan terhadap 4 titik tanggul yang jebol.

“Saat ini kami masih menyiapkan segala dokumen administrasinya. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ini sudah lengkap dan bisa segera diproses,” sebutnya. (tm/awi)


Bagikan Artikel