Lain-lain

76 Desa Terancam Bencana Longsor

PROBOLINGGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo menyebut ada sekitar 76 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang masuk peta rawan bencana longsor. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi, kemarin (13/1).

Menurut Anggit, kerawanan bencana longsor di wilayah Kabupaten Probolinggo berdasarkan pemetaan tahun 2016, terdapat di 9 kecamatan. “Ada sekitar 76 desa di 9 kecamatan yang masuk daerah rawan bencana longsor. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat di daerah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan. Terutama pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Dijelaskan, kecamatan yang masuk kategori rawan bencana longsor itu mayoritas berada di bagian selatan. Kondisi geografisnya berupa daerah pegunungan. “Seluruhnya adalah kecamatan yang berada di daerah lereng dan kaki Gunung Argopuro dan Gunung Bromo. Jadi, wajib terus kita pantau setiap perkembangannya melalui tim relawan kami di sana,” jelasnya.

Selain itu, berdasar peta rawan bencana tahun 2016, sejumlah wilayah di Kabupaten Probolinggo juga rawan bencana lainnya. Seperti bencana letusan gunung api, banjir dan abrasi. Tercatat ada 3 titik daerah rawan letusan gunung api, yakni di kecamatan Tiris, Sumber, dan Sukapura.

Bencana banjir berpotensi terjadi di empat kecamatan, yakni Besuk, Dringu, Gending, dan Kraksaan. Sedangkan kerawanan bencana abrasi ada di 5 kecamatan, yaitu Kraksaan, Paiton, Pajarakan, Sumberasih, dan Tongas.

“Ancaman bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo ini dapat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kami selalu menyiagakan personel Tagana selama 24 jam. Itu agar bencana yang terjadi dapat cepat direspon dan ditangani,” tandasnya. (tm/iwy)

 Kecamatan dan Desa Rawan Bencanadi Kabupaten Probolinggo

  1. Kecamatan Gading: Desa Batur, Desa Betektaman, Desa Bulu Pandak, Desa Jurangjero, Desa Keben, Desa Ranuwurung, Desa Renteng dan Desa Sentul
  2. Kecamatan Kotaanyar: Desa Curah Temu, Desa Sidomulyo dan Desa Tambakukir
  3. Kecamatan Krucil: Desa Betek, Desa Bermi, Desa Guyangan, Desa Kalianan, Desa Kertosuko, Desa Krobungan, Desa Krucil, Desa Pandanlaras, Desa Plaosan, Desa Roto, Desa Seneng, Desa Sumberduren, Desa Tambelang dan Desa Watu Panjang
  4. Kecamatan Kuripan: Desa Jatisari, Desa Karangrejo, Desa Kedawung, Desa Resongo, Desa Wonoasri dan Desa Wringinanom
  5. Kecamatan Lumbang: Desa Branggah, Desa Negororejo dan Desa Sapih
  6. Kecamatan Pakuniran: Desa Bimo, Desa Blimbing, Desa Gondosuli, Desa Gunggungan Kidul, Desa KaliDandan, Desa Kedungsumur, Desa Kertonegoro, Desa Pakuniran, Desa Patemon Kulon dan Desa Ranon
  7. Kecamatan Sukapura: Desa Jetak, Desa Kedasih, Desa Ngadas, Desa Ngadirejo, Desa Ngadisari, Desa Pakel, Desa Sapikerep, Desa Sariwani, Desa Wonokerto dan Desa Wonotoro
  8. Kecamatan Sumber: Desa Cepoko, Desa Gemito, Desa Ledokombo, Desa Pandansari, Desa Rambaan, Desa Sumber, Desa Sumberanom, Desa Tukul dan Desa Wonokerso
  9. Kecamatan Tiris: Desa Andung Biru, Desa Andung Sari dan Desa Jangkang, Desa Pedagangan, Desa Racek, Desa Ranuagung, Desa Ranugedang, Desa Rejing, Desa Segaran, Desa Tiris, Desa Tlogo Argo, Desa Tlogosari dan Desa Wedusan

Sumber: Data Rawan Bencana tahun 2016


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan