Lain-lain

Awas ! Ada Lubang Menganga di Kota Probolinggo


PROBOLINGGO – Kerusakan badan Jalan Semeru di Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo sudah sangat mengkhawatirkan. Lubang jalan menganga lebar. Dalam sehari Selasa (12/1) misalnya, sampai terjadi dua petaka gara-gara jalan berlubang menganga itu.

Pertama ada truk pengangkut pasir yang mengalami patah as rodanya. Setelah itu ada  mobil dan sepeda motor yang bertabrakan. Penyebabnya sama, jalan rusak itu.

Puji adala pengemudi truk pengangkut pasir yang kemarin mengalami nasib nahas saat melintas Jalan Semeru sekitar pukul 16.30. Menurutnya, truk yang dikendarainya patah as rodanya. Diduga kuat, as roda patah karena melintasi Jalan Semeru yang rusak dan berlubang. Tepatnya mulai barat hingga timur SMKN 4.

Karena as rodanya patah, Puji batal mengantarkan pasir ke Kota Kraksaan. Maklum, roda bagian belakang sisi kanan tidak jalan. Pemilik kendaraan mengirim bengkel ke lokasi kejadian. Namun upaya perbaikan gagal meski memakan waktu sekitar 4 jam.

Truk berplat nomor B tersebut terpaksa diderek ke bengkel. Lalu agar kendaraan yang akan menderak kuat, maka pasir yang diangkutnya harus diturunkan. Puji yang tinggal di Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, menyebut pasir akan dibuang di pinggir jalan.

“Pasirnya akan kami taruh pinggir jalan. Kalau muatannya tidak diturunkan, khawatir kendaraan yang akan menderek tidak kuat. Kami berupaya membenahi di sini, tapi tidak bisa. Terpaksa harus diderek ke bengkel,” ujarnya. Puji mengaku lewat jalan tersebut karena jembatan di Jalan Kiai Hasan Genggong belum selesai diperbaiki.

Saat ditanya kerugian, Puji tidak menyebut angkanya. Namun, setiap hari biasanya ia mengangkut pasir ke Kraksaan dua kali. Yang jelas, pasir yang diangkutnya dari kali  Patalan kemarin harus dibuang. “Belum lagi ongkos dan beli as yang patah. Kalau ditanya rugi, ya rugi,” katanya.

Selain dirinya, Puji juga sempat melihat kecelakaan lain saat menunggu perbaikan as roda truknya. Menurutnya, di depan truknya yang diparkir di sisi utara jalan, Puji melihat tabrakan antara minibus melawan sepeda motor. “Pengendara sepeda motor keluar darah dari kepalanya,” imbuhnya.

Kata Puji, kecelakaan itu terjadi karena kedua kendaraan dari arah berlawanan sama memilih lewat jalan yang tidak rusak. “Kalau menurut saya, mereka sama-sama kepingin melaju di jalan yang bagus. Ya, seharusnya segera diperbaiki agar korbannya tidak bertambah banyak,” tandasnya. (gus/iwy)


Bagikan Artikel