Lain-lain

Rumah Petani Dirampok, Uang-Perhiasan Ludes


GENDING – Nasib nahas menimpa Arusi Nato (62), petani asal Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Rumahnya disatroni perampok bersenjata, Minggu (10/1) dini hari. Perhiasan dan uang senilai Rp 67 juta ludes digondol para perampok.

Berdasar informasi yang dihimpun, perampokan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu istrinya, Yuliani, tidur bersama anaknya, Edi Suwardi (14). Tiba-tiba terdengar suara orang masuk ke kamarnya. Ternyata ada empat orang bertopeng langsung menodongkan celurit ke mereka.

Kanitreskrim Polsek Gending Aipda Adi Sapta Eka Wijaya mengatakan, setelah mengancam anak korban menggunakan celurit, para pelaku meminta untuk ditunjukkan tempat meraka menyimpan uang dan harta benda lainnya.

“Setelah ditunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasannya. Di kamar anak korban pelaku mengambil uang sebesar Rp. 4,2 juta, gelang emas seberat 8,3 gram dan kalung emas seberat 18,9 gram,” kata Sapta saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (10/1).

Tak puas, lanjut Sapta, para pelaku kemudian masuk ke kamar Arusi dan mengambil uang sebesar Rp 25 juta serta kalung emas seberat 12 gram. Sehingga keseluruhan kerugian yang dialami keluarga korban mencapai Rp 67 juta.

“Setelah kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke mapolsek. Kami sudah mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara) bersama pihak iden Polres Probolinggo,” ungkap Sapta.

Sementara, dari hasil olah TKP, polisi hanya mendapatkan keterangan korban.” Untuk hasil perkembangannya akan kami kabari,” tutup mantan Kanitreskrim Polsek Besuk ini. (yek/iwy)


Bagikan Artikel