Lain-lain

Warga Kalianan Selamatkan Satwa Liar Dilindungi


KRUCIL – Seekor burung elang sikep-madu Asia atau Oriental Honey Buzzard (OHB) berhasil diselamatkan oleh seorang warga di Desa Kalianan, Kecamatan Krucil, Rabu (11/11) pagi. Karena kondisinya mengkhawatirkan, satwa liar dilindungi itu kemudian dibawa menuju kandang transit BKSDA Jawa Timur, guna mendapatkan tindakan dan penanganan lebih lanjut.

Plh. Kepala Seksi Konservasi Wilayah VI Probolinggo Wiwin Sepiastini menyampaikan, kondisi OHB saat dievakuasi sudah lemah dan sakit. Sehingga perlu segera dilakukan tindakan medis oleh Dokter Hewan. “Informasi dari dokternya saat ini luka itu bekas berkelahi. Diduga lukanya sudah lama dan dalam,” jelasnya.

Wiwin menjelaskan, evakuasi satwa liar itu bermula dari laporan warga desa Kalianan kepada komunitas Fotografer Satwa Liar Probolinggo yaitu 5:Am Wildlife Photography. Kemudian mereka berkoordinasi dengan pihaknya untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami sangat mengapresiasi adanya laporan temuan tersebut dan masyarakat yang telah melakukan penyelamatan terhadap satwa liar dilindungi. Petugas kami terbatas dan kami tidak bisa berjalan sendiri dalam melakukan kegiatan penyelamatan satwa,” ujarnya.

Sementara itu, anggota Komunitas 5:am_wildlifephotography Nur Akhmad menuturkan, saat ini Indonesia sedang menjadi jalur perlintasan dan persinggahan bagi banyak spesies burung yang sedang terbang bermigrasi untuk menyambung hidup. OHB adalah satu dari banyak spesies yang bisa dijumpai di saat musim migrasi itu.

“Fenomena unik ini sampai sekarang masih bisa kita amati di wilayah Probolinggo setiap tahunnya. Untuk Raptor migran asal Siberia ini selain di wilayah Krucil, kami juga sering menjumpai di kawasan mangrove Probolinggo,” ulas pria yang akrab disapa Inung itu.

Ia berharap, keberlangsungan habitat hewan dilindungi di wilayah Kabupaten Probolinggo terjaga. Untuk itu perlu keterlibatan dan kesadaran warga untuk saling menjaga, agar ekosistem kelompok hewan tersebut bisa berlangsung di Probolinggo. “Semoga ke depannya, kesadaran masyarakat atas satwa liar semakin tinggi,” harapnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel