Lain-lain

Jalur Selatan Probolinggo – Lumajang Bakal Dilebarkan


PROBOLINGGO – Kemacetan parah kerap terjadi di ruas jalan Probolinggo – Lumajang. Ini membuat PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) jalan nasional wilayah setempat mengusulkan   proyek pelebaran jalan sepanjang 20 kilometer lebih kepada pemerintah pusat.

PPK Jalan Nasional Wilayah Probolinggo-Lumajang Hendik mengatakan, perluasan badan jalan di ruas Probolinggo – Lumajang sudah menjadi sebuah keharusan. Pasalnya kemacetan kerap terjadi di ruas jalan tersebut. Salah satu penyebab utamanya yakni tidak imbangnya volume kendaraan dengan lebar jalan yang kurang dari 8 meter.

“Usulannya sebenarnya sudah kami ajukan sejak tahun lalu. Namun akibat adanya refocussing anggaran untuk penanganan Covid-19, sehingga proyek pelebaran jalan yang bisa direalisasikan tahun ini, hanya dilakukan di ruas jalan sisi Lumajang. Itu pun panjangnya tak seberapa,” ujar Hendik saat dikonfirmasi Koran Pantura, Selasa (10/11).

Lebih lanjut dikatakannya bahwa untuk usulan yang diajukan tahun ini, realisasinya baru akan dilakukan pada tahun depan. Namun demikian, pihaknya tak berani memastikan apakah proyek pelebaran ruas jalan di sepanjang jalur sisi Probolinggo yakni di kecamatan Leces dan Tegalsiwalan dapat terwujud.

“Semua tergantung pada proses penganggarannya di Kementerian PUPR. Sehingga kalau bicara berapa besaran anggarannya, kami tidak bisa memastikannya,” katanya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Purwanto Sigit menyatakan,  kemacetan dan kecelakaan yang kerap terjadi dijalur selatan tersebut salah satu faktornya yakni sempitnya ruas jalan tersebut.

“Sempitnya ruas jalan itu membuat rekayasa jalan sulit dilakukan. Utamanya ketika terdapat kendaraan mogok ataupun kecelakaan yang terjadi di jalur tengkorak tersebut. Besar harapan kami agar ruas jalan tersebut diperlebar, setidaknya hingga 2 meter di sisi kanan kirinya,” kata AKP Purwanto Sigit. (tm/iwy)


Bagikan Artikel