Lain-lain

Jembatan Penghubung Dusun Selesai


TIRIS – Jembatan penghubung 4 dusun di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris yang rusak oleh bencana banjir dan longsor di penghujung tahun lalu, akhirnya selesai diperbaiki. Jembatan alternatif yang terbuat dari kayu sudah selesai terbangun dan bisa dilalui kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

Jembatan alternatif berkonstruksi kayu itu berada di tiga titik, meliputi jembatan penghubung Dusun Kedaton dengan Lawang Kedaton; jembatan  penghubung Desa Andungbiru dengan Desa Andungsari, dan jembatan penghubung antara Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Jember.

Agus Subianto (45), warga terdampak bencana dari Dusun Kedaton mengatakan selesainya jembatan penghubung itu sangat membantu warga. Yang paling penting menurutnya, aktivitas perekonomian warga bisa kembali bergerak.

“Selesainya jembatan ini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Dusun Kedaton dan Lawang Kedaton. Kalau biasanya hanya bisa dilalu sepeda motor, sekarang sudah bisa dilalui kendaraan roda 4,” ujar Agus yang juga pengelola Airlangga Adventure.

Hal itu dibenarkan Kepala Desa (Kades) Andungbiru Essam (50). Menurutnya, meski belum maksimal pengerjaannya, jembatan itu sangat mendukung pemulihan perekonomian masyarakat.  “Minimal sudah bisa dilalui. Tetapi, kendaraan roda empat yang bermuatan berat, seperti truk, sementara tidak boleh  lewat di jembatan itu,” kata Kades.

Selanjutnya, Kades Essam bertekad mengalokasikan dana desa tahun ini untuk  memaksimalkan pembangunan jembatan dan infrastruktur lain yang rusak oleh bencana banjir dan longsor.

“Kami berharap warga bersabar, proses normalisasi memang membutuhkan anggaran yang sangat besar. Jadi tetap dilakukan bertahap. Pemerintah kabupaten juga mengupayakan pembanguan di Desa Andungbiru, terlebih yang terdampak bencana,” ujarnya. (ben/iwy)


Bagikan Artikel