Lain-lain

Terbitkan 1.045 IMB, DPM-PTSP Probolinggo Raup Rp 1,1 M


DRINGU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Probolinggo hingga 9 September 2010 telah menerbitkan tak kurang dari 1.045 Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Dari jumlah tersebut pendapatan asli daerah (PAD) yang disumbang dari sektor perijinan mencapai Rp 1.105.439.000.

Meski capaian tersebut tergolong cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan target yang dipasang oleh DPMPTSP, nominal tersebut hanya sekitar 52,63 persen dari target setahun yakni senilai Rp 2.100.000.000.

“Capaian tersebut patut disyukuri, mengingat akibat dampak dari pandemi covid-19 membuat laju ekonomi masyarakat menjadi tersendat. Sehingga pengurusan IMB sebagai syarat wajib pendirian bangunan dan usaha baru juga turut tersendat,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Perijinan pada DPMPTSP Kabupaten Probolinggo, Saiful Farid Cahyonobhakti, Senin (12/10).

Dijelaskannya bahwa jika mengacu pada target awal yang dicanangkan oleh DPMPTSP pada APBD awal, maka target PAD perijinan senilai Rp 1,6 Miliar. Namun seiring adanya penyesuaian target dalam PAK. DPMPTSP menaikkan targetnya hingga mencapai Rp 2,1 Miliar. Dengan asumsi hingga akhir tahun ini target tersebut dapat tercapai.

“Kami tetap optimis untuk mengejar defisit target yang ada, hingga akhir tahun ini. Memang kelihatannya cukup berat, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir,” jelasnya.

Namun demikian, Saiful menyebut sejumlah langkah telah diambil oleh DPMPTSP untuk memaksimalkan retribusi perizinan di sisa waktu 2 bulan terakhir. Salah satunya dengan menggalakkan program pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).

“Dengan dicabutnya Izin HO, maka kontribusi IMB menjadi satu-satunya penyumbang PAD akan kami optimalkan. Hingga saat ini memang tidak semua memiliki IMB. Sehingga kemungkinan ke depan akan dilakukan program IMB massal bagi bangunan lain yang belum memiliki IMB,” sebutnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel