Lain-lain

Operasi Yustisi Berpeluang Digelar Kembali


PROBOLINGGO – Operasi Yustisi telah digelar di Kabupaten Probolinggo beberapa waktu yang lalu. Kini, operasi tersebut tengah dievaluasi. Ada kemungkinan operasi tersebut akan kembali digelar oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 bersama aparat penegak hukum Kabupaten Probolinggo.

Koordinator Penegakan Keamanan dan Hukum Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengungkapkan, sejauh ini operasi yustisi telah digelar di 14 kecamatan berbeda. Dengan demikian, ada 10 kecamatan di mana operasi belum digelar.

“Pelaksanaan operasi yustisi lanjutan, masih terus kami bahas dan evaluasi. Termasuk soal kapan dan di mana jadwalnya masih perlu kami bicarakan lagi dengan tim satgas,” ungkapnya, Minggu (11/10).

Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi sementara yang dilakukan oleh Satgas, disimpulkan bahwa tingkat kedisiplinan masyarakat sudah mengalami peningkatan. Walaupun demikian, diakuinya bahwa operasi yustisi masih sangat diperlukan. Terutama untuk memastikan masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

“Memang ada rencana untuk menggelar operasi ini hingga ke tingkat desa. Sehingga efek jangka panjangnya yakni membuat masyarakat taat dan patuh akan protokol kesehatan. Harapan kami, protokol kesehatan bukan lagi sebuah tuntutan aturan, melainkan sebuah kebutuhan pokok di tengah pandemi covid-19 ini,” urainya panjang lebar.

Ugas menambahkan, dalam setiap kegiatan operasi yustisi, semua pelanggar protokol kesehatan akan dikenai sanksi denda. Tujuannya untuk memaksa warga terbiasa mengenakan masker selama beraktivitas di luar rumah.

“Masalah kisaran dendanya, tergantung dari putusan majelis hakim yang menggelar sidang di tempat pada saat operasi yustisi digelar. Uang hasil denda itu sepenuhnya akan masuk ke kas daerah dan akan dipakai untuk tamabahan biaya penanganan covid-19,” ungkap Ugas. (tm/eem)


Bagikan Artikel