Lain-lain

KONI Apresiasi Koran Pantura e-Sport Cup 2020


KRAKSAAN – Turnamen Koran Pantura e-Sport Cup 2020 dibuka secara resmi, Kamis (20/8) pagi. Peserta berlaga memainkan game online Mobile Legend dari smartphonenya. Event ini juga bisa dipantau dari fanpage Koran Pantura Online karena ditayangkan secara live.

Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar didaulat membuka turnamen mewakili Ketua KONI Sugeng Nufindarko. Dalam sambutannya, Chalid mengapresiasi generasi muda yang menikmati game e-Sport.

Hal itu bernilai positif bagi para gamer yang didominasi oleh generasi muda. Kondisi ini juga membantu Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk membangun generasi muda. Dia pun berterimakasih pada Koran Pantura karena memfasilitasi minat generasi muda yang menyukai game e-Sport.

“Jangan minder, jangan putus asa. Namanya permainan harus terus ditingkatkan melalui kerjasama, taktik, dan strategi,” katanya.

Menurutnya, kerjasama, taktik, dan strategi akan mengasah kemampuan generasi muda untuk terjun di masyarakat dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Namun lebih penting, 3 faktor tersebut akan memunculkan para generasi e-Sport yang matang dan berprestasi.

“Itu semua ada ilmunya, dan tentunya ada pengalaman yang harus dijalani,” katana Chalid.

Chalid menegaskan, tidak menutup kemungkinan akan dibentuk pengurus cabang e-Sport di tubuh KONI Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, KONI Pusat telah mengakui e-Sport sebagai olahraga yang dipertandingkan secara resmi. Chalid pun menyatakan sanggup mendukung jika ada tim e-Sport berbakat untuk mengikuti kejuaraan di luar kota.

“Insya Allah dana yang dialokasikan Pemkab Probolinggo bisa kita salurkan pada mereka yang berbakat untuk mendukung kiprah atlet-atlet di kejuaraan luar kota,” paparnya.

Harapan KONI, pengembangan e-Sport terus dilangsungkan secara berkala. Tidak hanya berlatih, namun tidak banyak pertandingan. “Kalau nanti banyak pertandingan maka perkembangannya akan pesat,” ujarnya.

Generasi e-Sport diharapkan membangun dan mematangkan mental sportif di kalangan generasi muda. Jika menang, ia meminta pemuda untuk tidak jumawa. Kemenangan seharusnya menjadi pelecut agar terus muncul keinginan belajar.

Sebaliknya, jika kalah, harus mengakui secara legawa dan terus tingkatkan kedisplinan. “Maka dari itu, dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim, maka Koran Pantura E-Sport Cup 2020 secara resmi saya nyatakan dimulai,” kata Chalid disusul aplaus peserta. (ra/eem)


Bagikan Artikel