Lain-lain

KP E-Sport Cup 2020 Digelar Besok


KRAKSAAN – Pertandingan game online Mobile Legend bertajuk Koran Pantura (KP) E-Sport Cup 2020, digelar besok (20/8). Sebelumnya para peserta telah mengikuti Technical Meeting di Kantor Koran Pantura. Pada kesempatan itu dijelaskan tentang seluk beluk lomba oleh panitia.

Saat Technical Meeting, ada sambutan dari Pimpinan Redaksi Abdur Rohim Mawardi. Dia mengharap para peserta bersemangat menjalani lomba walaupun harus menerapkan physical distancing dan protokol kesehatan secara ketat. “Karena memang situasinya sedang Pandemi Covid-19 jadi kita lebih mengutamakan kesehatan,” ujar pria yang akrab dipanggil Mas Eem itu.

Selain itu, pertandingan di dunia maya yang melibatkan game online ini baru pertama kalinya digelar kantor berita lokal tersebut. Maka, Mas Eem, berharap ada banyak imbal balik berupa masukan dari peserta. Sehingga pemenuhan fasilitas pertandingan bisa langsung dikoreksi dan menjadi catatan panitia. “Kami akan memfasilitasi pertandingan ini dengan sebaik mungkin. Jadi kalau mungkin saat pertandingan dirasa ada yang kurang tolong segera disampaikan agar segera dipenuhi,” paparnya.

Wartawan senior itu juga berpesan agar permainan bisa berlangsung sportif dengan dibarengi sikap positif dari peserta. Keseruan pertandingan, akan menjadi catatan sehingga bisa digunakan memformulasikan event berikutnya. “Juga ke depan kami optimis bisa menggelar pertandingan game online yang lain seperti Free Fire atau PUBG,” ungkap Mas Eem.

Kemudian, giliran Ketua Panitia Koran Pantura E-Sport Cup 2020 Tunjung Mulyono memaparkan. Menurutnya, ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi peserta. Pertama, jika peserta secara sengaja melakukan DC tanpa sepengetahuan Panitia atau diluar waktu timeout, maka pertandingan tetap dilanjutkan. “Kedua, Panitia berhak memberhentikan pertandingan kapan pun. Ketiga, peserta tidak memiliki kesempatan pause,” katanya.

Wartawan wilayah Probolinggo Barat ini juga menjelaskan beberapa larangan. Beberapa diantaranya peserta dilarang menggunakan kabel peralatan tanpa pengetahuan dari Panitia. Saat Permainan dimulai, Peserta dilarang menggunakan atau menyentuh Device peserta lainnya tanpa pengawasan Panitia.

Dia juga menjelaskan tentang Line Up, poin pertama, setiap tim berisikan 6 pemain dengan susunan 5 pemain aktif dan 1 cadangan. “Jika terjadi pertukaran, harap informasikan ke panitia. Poin kedua, sebelum pertandingan dimulai, ketua tim bisa mengajukan pergantian pemain. Pergantian tidak dapat dilakukan jika permainan sudah dimulai,” katanya. Ketiga, jika adanya keadaan mendesak dan hanya ada 4 peserta dalam 1 tim, panitia dapat memberikan keputusan. Dan perlu dicatat, bahwa seluruh keputusan panitia bersifat mutlak.

Para peserta antusias mendengarkan penjelasan saat technical meeting. (Rahmat/Koran Pantura)

Tunjung juga memaparkan, jadwal nama-nama tim yang akan bermain. Berturut-turut yaitu Eagle Hunter dan Warkop86, Ertuju dan Mitos Squad, BTT dan Gens Generation, Bismillah dan Illuminate. Kemudian Abstrac Community dan SKPro, Prasi E-Sport dan Red Dragon, Maung Bodas dan Fantastic Squad, Crime Paiton dan KKC.

Sementara itu salah satu peserta dari tim Crime Paiton yakni Fauzan sempat menanyakan tentang pergantian pemain. “Alhamdulillah sudah dijawab panitia tentang proses mengajukan pergantian pemain. Karena ada salah satu teman yang berhalangan hadir,” paparnya. Fauzan berharap timnya bisa menambah keseruan lomba dan bisa meraih juara. (ra/iwy)


Bagikan Artikel