Lain-lain

Tahanan Polresta Probolinggo Jalani Rapid Test


PROBOLINGGO – Selain anggota DPRD dan ASN, para tahanan di markas Polres Probolinggo Kota juga di-rapid test. Hanya, belum diketahui apakah dari belasan tahanan dari berbagai kasus tersebut ada yang hasilnya reaktif atau tidak.

Pelaksanaan rapid test para tahanan itu digelar kemarin (22/7) sekitar pukul 09.00 di ruang Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polres Probolinggo Kota. Rapid test ini digelar atas kerjasama polresta dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo.

Kapolresta AKBP Ambariyadi Wijaya menyatakan, tahanan yang dirapid test merupakan tahanan polresta dan tahanan titipan kejaksaan. Kasus mereka statusnya sudah inkrah di pengadilan, dan tidak mengajukan banding.

Menurut Kapolresta, rapid test dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Baik itu penyebaran kepada sesama tahanan, ataupun penjaga dan pengunjung (keluarga tahanan). “Rapid ini kami lakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran. Dan lagi, untuk memutus mata rantai Covid-19 di lingkungan mapolresta,” ujar AKBP Ambariyadi.

Kapolresta menyatakan, dengan rapid test, penyebaran virus corona dapat terdeteksi sejak dini. Jika ada yang ketahuan reaktif, maka bisa dengan cepat diambil tindakan. “Dengan dirapid test, bisa diketahui. Kalau ada yang reaktif, kita ambil langkah cepat, agar tidak menular ke yang lain,” tambahnya.

Menurutnya, ada 16 orang tahanan yang kemarin dirapid test. Seluruhnya laki-laki. Saat persiapan hingga pelaksanaan rapid, situasi di lokasi aman, tertib dan terkendali. Sedangkan hasilnya masih belum diketahui. ”Kami belum tahu hasilnya. Kalau ada yang reaktif, ya kita ambil tindakan, agar tidak menyebar ke yang lain,” ujar AKBP Ambariyadi. (gus/iwy)


Bagikan Artikel