Lain-lain

Jelang Panen Raya, Harga Bawang Turun


DRINGU – Masa panen raya bawang merah di Kabupaten Probolinggo diprediksi jatuh di bulan Agustus mendatang. Namun, harga bawang merah di sentra pasar bawang Dringu saat ini perlahan-lahan mengalami penurunan. Bahkan dari harga bawang merah yang sebelumnya sempat tembus Rp 50 ribu per kilogram, kini hanya berkisar Rp 25 ribu per kilogram.

Muhammad Ridho, salah seorang pedagang bawang merah di pasar bawang Dringu mengatakan, penurunan harga bawang merah tersebut terjadi sebagai akibat dari hukum pasar. Ketika stok barang melimpah, maka harga jualnya turun, begitupun sebaliknya. “Stok bawang merah di gudang masih banyak karena belum laku terjual akibat sepinya pasar. Sedangkan bawang merah dari petani terus datang. Makanya harganya juga turun,” katanya, Selasa (7/7).

Menurut Ridho, kondisi pasar saat ini tengah lesu, seiring menurunnya daya beli konsumen. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini membuat kondisi pasar nyaris tak bergairah sama sekali. “Bisanya dalam sepekan saya bisa membeli dan menjual bawang merah sebanyak dua sampai tiga ton. Tetapi sekarang jual satu ton saja sulit, karena pasar-pasar di kota besar sedang lesu dan permintaannya sedikit,” jelasnya.

Alhasil, untuk mengurangi kerugian, Ridho berinisiatif untuk menjadikan sebagian bawang merahnya sebagai bibit. Harapannya kelak harga bibit bisa mahal dan dapat dijual guna menutupi kerugian. “Sebagian dijadikan bibit, sebagian dijual. Pokok ada yang bisa buat mutar uang lagi. Karena cicilan kredit dibank juga tidak bisa ditunda,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Bawang Dringu Sutarman membenarkan jika sebelumnya harga bawang selama beberapa bulan terakhir memang masuk kategori tinggi, yakni di atas Rp 35 ribu sampai tembus Rp 50 ribu perkilogramnya. Namun kini harga bawah telah turun banyak dan masih bertahan dikisaran Rp 25 ribu perkilogramnya untuk bawang kualitas super.

“Prediksi, saya harga bawang akan di bawah Rp 20 ribu perkilogramnya pada bulan depan. Hal ini seiring dengan datangnya musim panen raya bawang di kabupaten Probolinggo. Kalau saat ini yang panen raya itu di Brebes dan Nganjuk, makanya harganya langsung turun,” katanya.(tm/iwy)


Bagikan Artikel