Lain-lain

Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 di Probolinggo Meningkat

KRAKSAAN – Pandemi corona (Covid-19) belum berakhir. Namun yang menggembirakan, tren kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Berdasar data terakhir, ada 57 orang dari 91 pasien positif atau lebih dari 60 persen telah dinyatakan sembuh. 

Dalam rilis Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo per 1 Juni 2020, ada 91 pasien positif corona di Kabupaten Probolinggo. Dari jumlah itu, sebanyak 32 orang atau 35,16 persennya sedang menjalani perawatan. Kemudian 57 orang atau 62,64 persen dinyatakan sembuh. Sementara persentase meninggal di kisaran 2,20 persen atau 2 meninggal.

“Tren kesembuhan pasien positif Covid-19 terus meningkat sejak beberapa hari yang lalu. Mudah-mudahan yang lain segera menyusul sembuh,” kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Anang Budi Yoelijanto, Senin (1/6).

Dalam sepekan terakhir sedikitnya sudah ada 24 pasien sembuh. Misalnya pada Minggu (25/5) ada 17 pasien dinyatakan sembuh. Dua hari kemudian ada 5 orang dinyatakan negatif Covid-19. Pada Kamis (27/5) bertambah sebanyak 11 orang sembuh.

Terakhir ada 2 pasien sembuh, yakni tenaga kesehatan RSUD Tongas. Keduanya berjenis kelamin perempuan. Yang berusia 32 tahun, berdomisili di Kota Probolinggo. Sedangkan yang berusia 25 tahun berasal dari Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu. “Kondisi kedua tenaga kesehatan RSUD Tongas ini sehat. Mereka memang orang tanpa gejala (OTG). Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swab-nya dua kali negatif,” lanjut dokter Anang.

Anang mengatakan, cepatnya informasi kesembuhan pasien positif Covid-19 dipengaruhi dengan adanya modifikasi catrige TCM (tes cepat molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi PCR (Polymerase Chain Reaction).

“Sehingga proses tes swab pasien lebih cepat dan hasilnya dapat diketahui dalam hitungan jam. Mereka yang sudah 2 kali negatif, langsung kita pulangkan,” katanya.

Meski sudah ada peningkatan kesembuhan pasien positif, namun dokter Anang meminta masyarakat untuk tidak meremehkan Covid-19. Masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan. “Tetap gunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan, karena sampai saat ini memang masih ada pasien yang dirawat,” terangnya. (rul/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan