Lain-lain

Bakal Bangun Jembatan Bailey, Target Selesai sebelum Lebaran


PROBOLINGGO – Meski tidak bisa dilewati lantaran ambrol pada Minggu (3/5) lalu, Jembatan Kedungasem di Kota Probolinggo tidak akan dibongkar. Balai Besar Jalan Nasional VIII Kementerian PUPR akan membangun jembatan bailey di atas jembatan yang lama.

Jembatan bailey merupakan bangunan rangka baja yang bersifat sementara dan darurat. Jembatan bailey itu dibangun agar Jembatan Kedungasem bisa digunakan saat Idul Fitri. Pertimbangan lainnya, anggaran untuk pembangunan jembatan permanen baru disiapkan tahun depan.

Hal tersebut diungkap Rudi Napitupulu selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Jalan Nasional Gempol-Pasuruan-Probolinggo, Selasa (5/5) sore di lokasi jembatan. Kemarin tampak sejumlah pekerja tengah melakukan pekerjaan pengeboran.

Menurut Rudi, pekerjaan tersebut dilakukan untuk mengetahui struktur tanah, kekuatan dan kedalaman. Hasilnya nanti akan dilaporkan ke Kementerian PUPR sebagai bahan atau acuan pembangunan jembatan baru. “Untuk mengetahui struktur, kekuatan dan kedalaman tanah. Di sini nanti akan dibangun tiang pancang, untuk kekuatan jembatan,” ujar Rudi.

Setelah pekerjaan pengeboran selesai, akan dilanjutkan pemasangan konstruksi jembatan bailey. Jembatan darurat itu akan dipasang di atas Jembatan Kedungasem. Pekerjaan pemasangan konstruksi beserta lantai jembatan dimungkinkan selesai sebelum lebaran.

Disebutkan, nantinya tidak semua kendaraan bisa melintasi jembatan bailey. Hanya kendaraan yang beratnya di bawah 10 ton yang bisa melintas. ”Kekuatan jembatan bailey maksimal 10 ton. Kendaraan yang beratnya di atas 10 ton, tidak boleh lewat,” jelasnya.

Karenanya, kendaraan berat dan besar tetap akan dialihkan. Kendaraan bertonase berat yang datang dari arah timur (Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso) diarahkan lewat Jalur Lingkar Utara (JLU) . Sedangkan kendaraan tonase berat dari arah selatan (Jember dan Lumajang) tetap lewat di Jalan Sutami lanjut ke Jalan Profesor Hamka.

Begitu juga dengan kendaraan dari arah Barat (Surabaya dan Malang), tidak boleh masuk kota. Sampai di perempatan Pilang harus putar ke utara lewat JLU atau putar ke selatan lewat Jalan Brantas. Jika tidak masuk ke Jalan Soekarno-Hatta, di pertigaan Ketapang belok ke selatan  lewat Jalan Raya Bromo.

Sementara, saat ditanya konstruksi jembatan bailey, Rudi mengatakan sebagian datang pada Senin malam. Materialnya datang bertahap. Jembatan bailey akan dipasang setelah pekerjaan pengeboran selesai. “Kalau pengeboran hari ini selesai, pemasangan jembatan bailey ya dimulai besok,” kata Rudi. (gus/iwy)


Bagikan Artikel