Lain-lain

Korban Ledakan Elpiji akan Dioperasi


KRAKSAAN – Kondisi Siti Zubaidah (27), korban ledakan LPG di Desa Blado Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, berangsur stabil. Rencananya, pasien bumil (ibu hamil) itu akan dioperasi di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto mengatakan, kondisi korban ledakan LPG 3 Kilogram, yang mengalami luka bakar tubuh 35 persen, perlahan-lahan mulai membaik.

“Kondisinya Alhamdulillah stabil. Tapi pasien masih harus menjalani perawatan. Selama beberapa hari kedepan, pasien masih belum kami perbolehkan pulang,” kata Sugianto, Selasa (10/3).

Langkah perawatan yang akan diberikan kepada pasien ledakan LPG selanjutnya, pihak medis akan melakukan operasi Debridement terhadap pasien, pada Kamis (12/3) medatang.

“Dua hari lagi akan dioperasi Debridement, atau operasi pembersihan luka bakar yang ada di wajah, lengan, paha dan kaki pasien,” tutur pria yang juga Ketua LKNU Kota Kraksaan itu.

Sugianto menambahkan, selain kondisi korban, pihaknya juga melakukan pemeriksaan pada kondisi janinnya. Hasilnya, kondisi janin juga normal. “Meski begitu, pasien yang kini hamil muda tetap harus dalam pentauan medis,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Siti Zubaidah terkena ledakan tabung gas LPG 3 kilogram saat hendak memasak di rumahnya, pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 5.00 WIB.

Ketika itu, korban hendak memasak dengan menghidupkan kompor gas yang berada di dapur rumahnya. Ada dua tabung gas 3 kilogram. Satu tabung hendak diganti karena gas sudah habis, sedangkan satu tabung lainnya digunakan untuk memasak. (yek/ra)


Bagikan Artikel