Lain-lain

Catut Nama Kapolres, Tipu Kiai


PAJARAKAN – Modus penipuan via telpon kini makin marak terjadi. Beragam pula cara yang dilakukan. Para pelakunya bahkan berani mengatasnamakan pejabat daerah hingga perwira Polisi. Nama Kapolres Probolinggo bahkan dicatut.

Upaya penipuan tersebut salah satunya terjadi kepada Kiai Husein, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin Desa Alassumur Kulon, Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin (17/2). Kiai Husein telah melaporkan upaya penipuan tersebut kepada Polres Probolinggo.

“Ceritanya saya dapat telpon dari seseorang yang mengaku sebagai ajudan Kapolres Probolinggo. Selanjutnya saya diminta tolong untuk menghubungi satu nomor yang menurut penelpon itu adalah Kapolres,” ujarnya, Selasa (17/2).

Penelpon dengan nomor baru yang menghubungi Kiai Husein itu mengaku bernama Bripka Romli. Ia mengaku sebagai salah satu ajudan dari Kapolres Probolinggo. Namun karena merasa curiga, Kiai Husein melaporkan upaya penipuan tersebut langsung kepada Polres Probolinggo.

“Saya memang kenal anggota Polres Probolinggo yang bernama Bripka Romli. Tapi saya tahu dia bukan ajudan Kapolres,” kata Kiai Husein.

Sementara itu, Aipda Ivan Dwi, anggota Humas Polres Probolinggo mengatakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan, memang ada anggota Polres Probolinggo yang bernama Bripka Romli. Namun Bripka Romli bertugas sebagai anggota Paminal (Pengamanan Internal Polri) dan bukan sebagai ajudan Kapolres.

“Sudah kami tanyakan pada yang bersangkutan dan anggota mengaku tidak pernah menghubungi pihak pengasuh Ponpes. Jadi, ini murni upaya penipuan dengan mencatut nama anggota Kapolres Probolinggo,” tegas Muji.

Sebagai tindak lanjut, Polres Probolinggo akan memburu pelaku upaya penipuan itu dengan cara melacak nomor ponsel yang dipakai untuk menghubungi Kiai Husein. “Kami juga sudah menyebar meme itu di media sosial kami. Tujuannya agar warga tidak ada yang sampai tertipu dengan modus penipuan dengan mengatasnamakan Kapolres Probolinggo,” kata Muji. (tm/eem)


Bagikan Artikel