Lain-lain

Gagal Nyalip, Dua Pikap Adu Moncong


PAJARAKAN – Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan pantura Kabupaten Probolinggo, Kamis (20/12) malam. Tepatnya di depan Mapolres Probolinggo Kecamatan Pajarakan sekitar pukul 23.00 WIB. Dua kendaraan bak terbuka adu moncong. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka, dua diantaranya dilarikan ke rumah sakit.

            Tabrakan itu melibatkan dua kendaraan yakni pikap Daihatsu Grand Max bernopol B 9168 FAB kontra Mitsubishi L300 bernopol P 8845 QD yang bermuatan pepaya. Pikap L300 itu sedianya mengantar komoditas itu dari Jember ke Surabaya.

Polisi dan paramedis saat melakukan evakuasi korban ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. (Deni Ahmad Wijaya/Koran Pantura)

            Indra Syaifuddin sopir Mitsubishi L 300 QD mengatakan, awalnya dia melaju dari timur ke barat dengan muatan pepaya sekitar 2 ton milik juragannya. Sesampai di jalur depan Mapolres Probolinggo, tiba Daihatsu Grand Max melaju kencang dari arah barat.

            “Kencang sekali jalannya. Terus mobil itu masuk ke jalur saya. Akhirnya saya banting ke kiri untuk minggir. Tapi dia malah ngikutin saya ke pinggir,” kata warga Desa Sukorejo Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember ini. Dia menduga pikap Grand Max hendak menyalip namun tak mampu menguasai lajunya.

            Tabrakan pun tak terelakan lagi. Adu moncong terjadi hingga kedua bagian depan kendaraan ringsek. Indra mengalami luka ringan. Namun 2 pengendara Daihatsu Grand Max dibawa ke rumah sakit dengan keadaan luka berat.

            Saat Koran Pantura tiba di lokasi, petugas kepolisian masih melakukan evakuasi seorang pengendara Grand Max yang terjepit body depan mobil. Sedangkan satu orang pengendara sebelumnya telah dilarikan ke rumah sakit.

Polisi belum bisa memberikan keterangan atas kejadian tersebut. Namun petugas telah mengamankan SIM kedua pengendara. Yakni atas nama Indra Syaifuddin dan Daud Iskandar (34), warga Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. (awi/ra)


Bagikan Artikel