Lain-lain

346 Kilometer Jalan Kabupaten Rusak


PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo memiliki ruas jalan kabupaten sepanjang 785,8 kilometer. Terdiri dari jalan aspal sepanjang 752,89 kilometer, setara dengan 93,3 persen. Ada juga jalan beton sepanjang 48,11 kilometer (6,18 persen), serta jalan makadam sepanjang 4 kilometer (0,51 persen). Dari total panjang jalan tersebut, 346,56 kilometer atau 47,77 persen di antaranya dalam kondisi rusak. Dengan demikian, jalan kabupaten yang dalam kondisi baik/layak mencapai 406,33 kilometer (52,23 persen).

Hal tersebut terungkap dari hasil survei provincial/kabupaten road management system (P/KRMS) yang dilakukan sejak awal 2019. Dari 346,56 kilometer jalan kabupaten yang rusak, sepanjang 168,44 kilometer (21,65 persen) masuk kategori rusak berat. Sementara jalan rusak sedang sepanjang 45,30 kilometer (5,82 persen), dan rusak ringan 157,92 kilometer (20,3 persen).

1

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Probolinggo Asrul Bustami mengungkapkan, jalan kabupaten yang rusak berat berada di daerah yang habis dilanda bencana, seperti Tiris. Kemudian di daerah-daerah perbatasan yang belum tersentuh karena faktor anggaran.

“Hasil survei P/KRMS itu telah kami sampaikan pada Dinas PUPR. Data tersebut dapat dipakai sebagai acuan perencanaan, pemrograman, dan penganggaran (PPP) rehabilitasi jalan tahun mendatang,” ungkapnya, Selasa (3/12).

Menurutnya, proses rehabilitasi jalan rusak tersebut telah menjadi agenda prioritas Pemkab Probolinggo. Pasalnya pada tahun 2020 Pemkab akan fokus pada pengembangan destinasi objek wisata di wilayahnya. Di dalamnya termasuk penyediaan akses jalan mantap sebagai penunjang akses menuju sejumlah objek wisata unggulan kabupaten Probolinggo.

“Untuk penunjang wisata, akan dibangun jalan mantap itu. Agar bisa menarik wisatawan dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Dari sekian ruas jalan kabupaten, setidaknya ada 187 ruas jalan kabupaten yang masuk kategori jalan mantap. Bahkan saat ini kondisnya sudah mencapai 90 persen dinyatakan layak. “Sisanya sedang kita upayakan untuk peningkatan jalan melalui program PRIM (Provincial Road Improvement Maintenance Project) maupun program lain yang ada di Kabupaten Probolinggo,” terang Asrul. (tm/eem)


Bagikan Artikel