Lain-lain

Rp 3,2 M untuk Rehab Tahap II MPP

Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari mengapresiasi keberadaan 32 loket layanan di MPP yang mulai beroperasi sejak kemarin. (Tunjung Mulyono/Koran Pantura)

DRINGU – Mall Pelayanan Publik (MPP) milik Pemkab Probolinggo yang bertempat di eks gedung pemkab di Dringu, kemarin (19/12) dilaunching. MPP itu belum sepenuhnya lengkap. Oleh karena itu, Pemkab Probolinggo pada tahun anggaran 2019 menganggarkan sekitar Rp 3,2 miliar untuk rehabilitasi tahap II gedung MPP.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Tata Bangunan pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Kabupaten Probolinggo Agus Budianto. Menurutnya, anggaran senilai Rp 3,2 miliar tersebut sedianya akan dipergunakan untuk pemenuhan fasilitas MPP hingga memenuhi standar yang telah ditentukan.

“Rehabilitasi gedung yang sudah ada ini akan terus dilanjutkan hingga tahun depan. Anggaran yang disedikan itu akan dipakai untuk pengecatan,pembangunan tempat parkir, food court, dan renovasi interior gedung, beserta dengan kelengkapan gedung lainnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya pula bahwa pada rehab tahap pertama gedung eks pemkab yang kemudian diresmikan sebagai MPP itu telah menelan anggaran sekitar Rp 1,3 miliar. Waktu pengerjaannya hanya dalam kurun 2 bulan.

“Untuk tahap selanjutnya kami fokuskan pada pembenahan interior bangunan. Untuk setiap loketnya terdiri dari sekitar 32 loket akan kami sekat-sekat secara proporsional. Lantai bawah khusus untuk lolet pelayanan. Di lantai 2 akan dijadikan kantor Dinas Perizinan,” jelasnya.

Lalu kata Agus, proses rehabilitasi tahap 2 itu akan mulai dikerjakan secara bertahap mulai awal tahun depan. Diperkirakannya waktu pemenuhan segala infrastruktur penunjang MPP itu akan membutuhkan 6 bulan. “Nantinya MPP ini akan tetap berfungsi pada malam hari, namun hanya fasilitas food court-nya. Dan fasilitas ini akan menjadi nilai lebih dari MPP yang baru diresmikan ini,” tandasnya. (tm/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan