Lain-lain

DLH akan Pindah Bunga Bangkai


KRAKSAAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo akhirnya menanggapi penemuan bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius) yang ditemukan di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron pada Senin (18/11) lalu.

Tumbuhan itu biasa disebut Suweg atau Sobeg dalam bahasa Madura. Memiliki umbi, dan zaman dahulu masyarakat desa lumrah menggunakannya untuk dimasak menjadi aneka kuliner. Namun generasi saat ini malah merasa aneh dengan tumbuhan ini. Maka, DLH ingin memperkenalkan kembali pada generasi milenial dengan memindahkannya untuk dibudidaya.

DLH setempat melalui Kasi Pertamanan Bedjo Rijanto mengatakan, pihaknya segera mengecek langsung lokasi bunga itu ditemukan. “Secepatnya akan kami datangi lokasinya. Kami akan cek langsung lokasi penemuannya dan kondisi bunganya seperti apa,” katanya, Rabu (20/11).

Rencana pemindahan, sudah dipikirkan yakni akan ditempatkan pada salah satu taman milik DLH. Hal itu demi memberikan wawasan kepada beberapa warga yang berkunjung ke taman tersebut. “Tentunya kami akan ke sana dulu, dan rencananya akan kami tempatkan di Hutan Kota Kraksaan. Biar pengunjung itu tahu langsung seperti apa bentuknya bunga bangkai ini,” katanya.

Bukan hanya itu, Bedjo juga mengatakan dengan adanya penemuan tersebut, ia berharap masih ada beberapa bibit bunga tersebut di lokasi penemuannya. Pihak berupaya  bibit lainnya bisa ditanam dalam Hutan Kota Kraksaan untuk memperbanyak tanaman bunga bangkai. Ia memprediksi, tumbuhnya bunga raksasa di Dusun Tolop, Desa Maron Kidul itu disebabkan kondisi tanahnya yang lembab dan berhumus.

“Kalau ada bibitnya kami akan bawa juga, jadi bunga bangkai yang ada di DLH nantinya bisa lebih dari satu,” katanya.

Ia berharap dengan adanya bunga tersebut di hutan kota bisa menambah jumlah pengunjung yang datang setiap harinya. Hingga saat ini, rata-rata dalam sehari, Hutan Kota Kraksaan biasanya dikunjungi setidaknya 30 orang.

“Semoga bunga ini dapat menambah daya tarik warga untuk berkunjung. Kalau memang nantinya ada pelajar yang mau mempelajari bunga tersebut, kami siap membantu,” tuturnya. (ay/ra)


Bagikan Artikel