Lain-lain

Ton Viral, tetapi Disayangkan oleh Kadesnya


GADING – Sekira setengah bulan terakhir hingga hari ini (30/10) jagad media sosial dihebohkan dengan viralnya Rofiatun (30). Wanita warga Desa Sentul, Kecamatan Gading tersebut viral gara-gara slogan yang sering ia ucapkan, yakni “Sungguh Ben?”

Tak hanya itu, ia juga sering mengucapkan pertanyaan Sompa (Sumpah) dan Dher Matea (salah satu sumpah yang mendoakan mati kepada orang yang ditanya apabila berbohong). Tak jarang, wanita yang akrab disapa Ton itu pun sering diajak foto bersama oleh beberapa warga.

Tak hanya viral di facebook, videonya pun sudah tersebar luas di youtube. Bahkan, akun yang biasanya maksimal hanya mendapatkan ratusan jempol setiap kali mengunggah foto ataupun video, ketika mengunggah Ton, pemberian jempol pun bisa mencapai 10 ribu.

Kepala Desa (Kades) Sentul Timbul Sujatmoko membenarkan kalau Rofiatun adalah warganya. Menurutnya, Rofiatun berasal dari keluarga yang kurang mampu. “Rofiatun ini memang warga saya. Dan dia orangnya lugu. Kondisi ekonominya juga memprihatinkan. Makanya sementara ini ia tinggal bersama pamannya yang bernama Rasek,” jelasnya, Rabu (30/10).

Namun ia justru menyayangkan pemviralan Rofiatun yang dilakukan oleh para netizen. Pasalnya, hal itu hanya menguntungkan netizen. Sedangkan Ton dimanfaatkan untuk mendompleng viewer ataupun subcriber saja.

“Dan kami selaku pemerintah desa, dengan viralnya Rofiatun ini sangat menyayangkan. Sebab, dia dimanfaatkan oleh youtuber-youtuber. Mereka tentunya dapat penghasilan dari mengupload itu. Sementara Rofiatun sendiri tidak mendapatkan apa-apa,” katanya.

Ia juga menyampaikan, saat ini, bukan hanya warga desanya saja yang sering mengajak foto bersama Ton. Namun, juga banyak warga dari desa lain yang rela datang ke Sentul hanya untuk mengajak foto bersama Ton.

“Bahkan beberapa hari yang lalu, ada yang mengajak Rofiatun untuk diajak foto pra-wedding. Jadi kami berharap, mudah-mudahan, mereka yang memanfaatkan Rofiatun ini juga ada belas kasihan. Biar ketenarannya juga bisa bermanfaat untuk Rofiatun, minimal kesehariannya tidak susah lagi untuk mencari nafkah,” katanya.

Kades Timbul menegaskan, para netizen yang ingin mengajak Ton untuk membuat donten di akun youtubenya, mereka harus izin dulu kepada pihak keluarga agar tidak menimbulkan kekhawatiran.

“Saya sudah sampaikan ke keluarganya agar menanyakan dulu kalau ada orang yang ingin mengajak Ton. Jadi, mau dibawa ke mana, tujuannya untuk apa, itu biar jelas. Kalau perlu, keluarga juga harus menemani,” katanya.

Sementara itu, Fatimah, ibu kandung Rofiatun mengatakan, keluguan Rofiatun memang sudah dari kecil. Dan sejak setahun yang lalu, Ton pun sering keluar rumah tanpa pamit sampai akhirna viral seperti sekarang ini.

Fatimah pun mengaku khawatir dengan aktivitas Ton belakangan ini. Sebab, sudah banyak netizen yang mulai mencari dan mengajak Ton berfoto ataupun membuat video singkat. “Pastinya saya khawatir, takut kalau sewaktu-waktu ia dibawa oleh orang dan tidak tahu keberadaannya di mana,” katanya. (ay/iwy)


Bagikan Artikel