Lain-lain

Bayar Tiket Konser Nawa Hati Pakai Sampah Plastik


KRAKSAAN – Sebuah hal baru diterapkan dalam konser Nawa Hati 1 yang digelar di Alun-alun Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (27/10) malam. Jika ingin menonton konser, penonton wajib membawa 3 jenis sampah plastik yang kemudian bisa ditukar dengan tiket masuk. Tak hanya tiket, mereka juga mendapat air mineral.

Konser Nawa Hati yang dimeriahkan oleh group band Pusakata itu dimulai pada pukul 20.00. Ribuan warga yang menyesaki alun-alun itu menukarkan sampah plastik di stand panitia. Di stand tersebut, terdapat beberapa kantong plastik besar untuk menampung sampah yang dibawa penonton.

Pelaksana konser Nawa Hati H. Zulmi Noor Hasani mengatakan, program tukar sampah itu merupakan implementasi dari bentuk keresahannya selama ini. “Dari yang saya tahu selama ini, berbagai gelaran konser selalu berakhir dengan sampah tercecer di lokasi kegiatan dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu cukup memprihatinkan. Sehingga ia berinisiatif untuk mengubah kebiasaan itu dengan cara menerapkan pembayaran tiket cukup dengan sampah plastik. “Sampah itu sebagai tiket masuk. Pengunjung juga kami beri minuman dengan cara menukarkan tiket yang mereka dapat,” ungkap putra dari H. Hasan Aminuddin ini.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian mengapresiasi program tukar tiket dengan sampah. Ia menilai hal itu sebagai support atas program Indonesia bersih dari sampah. “Apalagi sampah yang terkumpul akan diserahkan pada dinas terkait untuk dikelola. Ini sangat bagus,” katanya.

Program tersebut juga direspons positif oleh sejumlah penonton. Ofie, seorang penonton konser mengatakan, kebijakan pelaksana cukup menghemat pengeluarannya. Sebab dengan tiket yang ditukar sampah itu, ia malah mendapat minuman.

“Saya sudah bawa sampah dari rumah. Karena kurang, saya cari sampah lagi yang ada di lokasi. Kalau ingin tambah minuman lagi, saya tinggal cari plastik lagi di sekitar lokasi acara,” kata pria yang menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi pada Dinas Kominfo setempat itu. (yek/eem)


Bagikan Artikel