Lain-lain

Hasan Aminuddin: UU Pesantren Hadiah bagi Ulama


PROBOLINGGO – Pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pesantren menjadi UU Pesantren mendapat respons positif dari Anggota Komisi VIII DPR RI H. Hasan Aminuddin. Dengan adanya UU tersebut, Hasan menilai keberadaan pesantren semakin diakui.

“Kami dan rekan-rekan anggota Komisi VIII menggodok RUU Pesantren sampai disahkan menjadi UU. Pengesahan ini adalah hadiah barokah bagi ulama dan santri,” ungkapnya pada acara tasyakkuran kedatangan jamaah haji Probolinggo di pendopo Kabupaten Probolinggo, Jumat (27/9) malam.

 Hasan Aminuddin menyampaikan sosialisasi seputar pengesahan UU Pesantren kepada para jamaah yang telah menunaikan ibadah haji pada tahun 2019. (Istimewa)

Menurut suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini, DPR sudah lama membahas ingin memberikan sesuatu kepada rakyat. Komisi VIII pada akhirnya telah menghasilkan sebuah produk UU yang cukup berarti bagi para ulama, tokoh pendidikan, serta pengasuh pondok pesantren.

Hasan mengungkapkan, RUU itu diputuskan menjadi UU setelah disepakati dan disetujui semua anggota DPR. Yakni melalui sidang Paripurna Pembicaraan Tingkat II. “Dengan demikian, Pemerintah berkewajiban membiayai Pondok pesantren. Semoga akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Hasan.

Dalam UU tersebut terdapat banyak hal tentang pesantren. Salah satunya adalah ijazah kelulusan dari pesantren memiliki kesetaraan dengan lembaga formal lainnya dengan memenuhi jaminan mutu pendidikan. “Pembiayaan untuk pesantren nantinya berwujud dana abadi. Namun sifat dari pesantren ini tetap menjadi lembaga mandiri dan menanamkan nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT,” terang Hasan. (ra/eem)


Bagikan Artikel