Lain-lain

Tak Berizin, Galian C Lumbang di Ditutup


LUMBANG – Galian C yang berada di Desa Purut, Kecamatan Lumbang Kabupaten Probolinggo akhirnya ditutup Satpol PP, kemarin (26/9). Penutupan ini dilakukan karena usaha galian C tersebut tidak mengantongi izin.

Sebelum ditutup oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP, pada Kamis sore kemarin, pihak Kecamatan Lumbang sudah memberikan peringatan. Usaha galian C itu tidak diperkenankan melanjutkan penambangan tanah tersebut karena izinnya tidak ada. Namun, peringatan itu tidak diindahkan oleh pemilik tambang. Selama kurang lebih empat bulan terakhir mereka tetap beroperasi.

Dari pantauan koran Pantura, tambang galian C ini memang hanya menggunakan satu unit alat berat. Walau begitu, produksinya cukup banyak, bahkan bisa mencapai lebih dari 50 truk yang keluar masuk mengangkut tanah paras tersebut. Tetapi kemarin, begitu melihat kedatangan belasan anggota TRC Satpol PP, truk-truk tersebut langsung keluar dari kawasan tambang.

Karena aktivitas penambangan ini, jalan desa terancam longsor. Sebab, jarak galian dengan jalan desa hanya satu meter. Sedangkam galiannya, sudah sampai lebih 10 meter dengan pembatas pohon seadanya.

Selain karena tak ada izin, tempat galian c ini pun tak sesuai dengan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). “Makanya harus ada perbaikan agar jalan desa tidak longsor. Karena kalau ada apa-apa, bukan pemilik tambang yang kena, tapi pemerintah,” jelas Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi saat berada di lokasi galian C ilegal itu kemarin.

Selanjutnya, Satpol PP menutup galian tersebut dengan memasang papan larangan beraktivitas. Alat berat berupa bego pun dipasangi segel dengan pita kuning agar tak melakukan aktivitas apapun sebelum turun izin dari Provinsi Jatim. “Kalau sudah berizin, pasti kami tidak akan menutup tambang ini,” jelas Mashudi yang kemarin didampingi pihak TNI/Polri dari Lumbang di depan pemilik tambang Sukamto.

Sementara, Kasun Dullah selaku penanggung jawab galian C itu mengaku tak tahu menahu soal izin tambang milik Sukamto. “Kalau soal itu (izin, red) saya nggak paham. Termasuk kirimnya ke mana, saya nggak paham,” terang Dullah. (rul/iwy)

Galian C yang berada di Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, akhirnya ditutup Satpol PP, Kamis (26/9). Penutupan dilakukan karena galian ini tak berizin. (Choirul Umam Masduqi/Koran Pantura)


Bagikan Artikel