Lain-lain

Pemkab Probolinggo Gelar Car Free Day


KRAKSAAN – Sebagai upaya peningkatan perekonomian dan pemberdayaan IKM, kemarin (8/9) pagi Pemkab Probolinggo menggelar car free day (hari bebas kendaraan). Kegiatan itu sukses digelar di sepanjang Jl. Imam Bonjol, Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Car free day kali ini dimeriahkan dengan senam zumba, dilanjutkan dengan jalan sehat bersama. Ribuan masyarakat turut serta memeriahkan launching car free day perdana itu.

Untuk menunjang perekonomian, ada sekitar 120 stan bazar yang disediakan pemerintah. Sejumlah stan itu diisi oleh para pelaku usaha dari sejumlah paguyuban pengusaha.

Bupati Tantri dan Anggota DPR RI H. Hasan saat melakukan seremoni pertanda dimulainya event car free day, kemarin. (Abdul Jalil/Koran Pantura)

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, didampingi suami yang juga anggota Komisi VIII DPR RI H. Hasan Aminuddin. Hadir pula Wakil Bupati Probolinggo HA. Timbul Prihanjoko didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko dan sejumlah Kepala OPD terkait.

Bupati Tantri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Para pelaku usaha kecil dan menengah bisa mempromosikan produknya di kegiatan itu. Sehingga bisa diketahui oleh masyarakat luas. “Ini merupakan penunjang dan kesempatan para pelaku usaha,” jelasnya.

Ia menyampaikan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan hingga akhir tahun nanti. Setiap kegiatan itu nanti akan difasilitasi oleh pemerintah. Agar nantinya kegiatan positif tersebut bisa semakin ramai.

Nah, tahun berikutnya, kata bupati, kegiatan itu akan diserahkan pada masyarakat. Sehingga masyarakat sendiri yang akan melanjutkan dan meramaikan kegiatan itu setiap minggu. “Jadi nanti seperti Surabaya, masyarakat yang melestarikannya. Kami hanya memfasilitasi dan memicu saja. Tapi tetap kami pantau untuk pengamanan dan sebagainya,” ujarnya.

Bupati Tantri sangat yakin, kegiatan itu akan terus berlangsung dan memberikan dampak positif pada ekonomi masyarakat dan keharmonisan masyarakat. Sebab, menurutnya, adanya kegiatan itu bisa memancing keluarga yang tak pernah refreshing, bisa menikmati hari liburnya di car free day. “Itu bisa meningkatkan keharmonisan keluarga. Ayah ibu dan anaknya ikut menikmati hari libur mereka,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi menambahkan, kegiatan itu juga akan benyak memberi dampak positif pasa perdagangan dan usaha daerah. Sebab, banyak pelaku usaha yang membuka stand di lokasi. Bahkan, warga yang tak memiliki usaha pun bisa memulai usahanya dengan mendirikan stan di sana.

Lanjutnya, pihaknya tidak membatasi berapa jumlah bazar yang disediakan di lokasi kegiatan. Senyampang ada tempat dan berkoordinasi tempat dengan pedagang lainnya, itu sudah cukup. “Secara tidak langsung, ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga kegiatan car free day ini harus selelau ada seterusnya,” paparnya. (yek/iwy/adv)


Bagikan Artikel