Lain-lain

Bendera Terlilit, Pelajar Panjat Tiang


DRINGU – Kejadian unik terjadi saat upacara penurunan bendera merah putih di halaman kantor Kecamatan Dringu, Sabtu (17/8) sore. Paskibra tak bisa bendera karena bagian ujungnya terlilit. Hal itu direspons seorang peserta upacara yang bergegas memanjat tiang bendera tersebut. Seorang diri ia memperbaiki posisi bendera itu agar bisa diturunkan oleh Paskibra.

Peristiwa tersebut terekam kamera ponsel milik salah seorang peserta upacara dan menjadi viral di media sosial. Tak sedikit yang memuji aksi heroik peserta upacara yang diketahui bernama Yudha Riski, siswa kelas XII SMAN 1 Dringu itu.

Kepala SMAN 1 Dringu Atim Sucianah membenarkan bahwa pelajar yang menaiki tiang bendera di Kecamatan Dringu itu adalah siswanya. Ia sama sekali tak mengira Yudha nekat menaiki tiang bendera pada upacara sore itu.

“Kami sama sekali tidak menyangka kalau bendera itu bakal terlilit dan macet. Dan terkejutnya lagi, ada pelajar kami yang nekat membetulkan posisi bendera itu. kami sangat bangga padanya,” katanya.

Camat Dringu Hari Kriswanto menyebutkan, sebelum Yudha naik dan memperbaiki posisi bendera itu, sebenarnya ada satu siswa lagi yang berusaha memperbaiki letak bendera tersebut. Yang dimaksudnya yakni M Fajar, siswa SD Kalisalam 1.

“Awalnya ada satu anak SD yang coba naik, karena dianggap terlalu berbahaya akhirnya diminta untuk turun. Lalu Yudha yang selanjutnya naik tiang bendera itu dan berhasil memperbaiki posisi bendera yang terlilit itu,” ujarnya.

Dia pun mengaku tak dapat menyembunyikan rasa kagum dan bangganya pada Fajar dan Yudha. Karena menurutnya, di usia mudanya Fajar dan Yudha mampu menunjukkan jiwa patriotisme dan kebangsaannya. Terlebih keduanya secara sadar dan sukarela memanjat tiang untuk membetulkan posisi bendera lambang negara itu.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih atas aksi heroik yang ditunjukkan oleh Yudha. Karena berkat usahanya itu, upacara penurunan bendera bisa dilangsungkan kembali secara khidmat,” jata Hari. (tm/eem)


Bagikan Artikel