Lain-lain

Usulkan Jamaah Tak Bermalam di Tenda, tapi di Hotel


MEKKAH – Para jamaah haji asal Indonesia saat ini tengah menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Tahapan ibadah yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat adalah lempar Jumrah di Kota Mina. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama mulai mempersiapkan segala sesuatu terkait agenda ibadah tersebut.

H. Hasan Aminuddin selaku pengawas penyelenggaraan ibadah haji dari Komisi VIII DPR RI menyampaikan perkembangan terkini ibadah haji dari Mekkah. Kepada Koran Pantura, Hasan mengungkapkan sejumlah persiapan tengah dilakukan.

“Ada rapat di kantor daker (daerah kerja) Mekkah dengan Kepala Daker Mekkah. Saya menyampaikan sejumlah usulan terkait agenda lempar jumrah oleh para jamaah haji asal Indonesia,” terang Hasan, Senin (5/8) pagi.

Yang diusulkannya adalah mabit (tempat bermalam) para jamaah selama kegiatan lempar Jumrah berlangsung di Kota Mina. Menurut Hasan, jamaah haji lumrahnya mabit di tenda yang disiapkan di Mina.

“Sebelum jumrah dilaksanakan, jamaah asal Indonesia memang bermalam di hotel di Mina. Hotel ini jaraknya sekitar 4 kilometer dari Jamarat (lokasi ibadah Jumrah, red). Sedangkan lokasi tenda 7 kilometer dari Jamarat. Jadi, lebih dekat berangkat dari hotel daripada berangkat dari tenda,” terang politisi Partai NasDem yang juga merupakan suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini.

Oleh karenanya, dalam rapat yang dilangsungkan di kantor Daker Mekkah itu, Hasan mengusulkan jamaah haji asal Indonesia mabit di Mina. Meski demikian, Hasan menekankan bahwa usulannya tetap berlandaskan pada mekanisme yang berlaku. Hasan menyatakan, syarat-syarat lempar Jumrah tetap harus diperhatikan.

“Meskipun tidak bermalam di tenda, tapi di hotel, syarat-syarat lempar Jumrah harus tetap terpenuhi. Yakni dengan tetap mabit di Mina,” terangnya.

“Ini lebih efektif waktu maupun tenaga,” imbuh Hasan.

Di sisi lain, Hasan juga menyampaikan kabar bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berlangsung lancar. Kondisi jamaah haji asal Indonesia juga cukup baik. Ia berharap kondisi seperti ini berlangsung hingga seluruh tahapan haji dilaksanakan sepenuhnya.

“Mohon doa untuk para jamaah haji di sini. Doakan semoga lancar dan semoga para jamaah hajinya mabrur,” harapnya. (eem)

 


Bagikan Artikel