Lain-lain

Antisipasi Banjir, Cek Debit Air

PROBOLINGGO – Banjir bandang dan longsor di Kecamatan Tiris membuat Polres Probolinggo siaga. Polres mengerahkan jajarannya untuk membangun informasi yang bisa memberikan peringatan dini jika ada potensi banjir bandang. Caranya dengan mengintensifkan pengecekan debit air sungai.

Salah satu kegiatan patroli dilakukan di Dam 8 aliran Sungai Pekalen Kecamatan Maron, kemarin (12/12). Bripka Gatot Handoko bersama dengan Brigpol Edo Matuhutewa menggunakan kendaraan dinas mobil patroli 801 Polsek Maron, bertugas ke lokasi itu untuk mencatat dan melaporkan ketinggian air yang melalui dam.

“Kami melakukan cek dan kontrol volume debit air di Dam 8 dan hasilnya dikordinasikan pada pimpinan,” kata Bripka Gatot.

Kegiatan pemantauan debit air oleh petugas Polsek dilakukan di Dam 8 Maron sebagai bagian dari antisipasi banjir yang bisa datang sewaktu-waktu. (Istimewa/Koran Pantura)

Senada yang dilakukan anggota Polsek Tegalsiwalan Bripka Arief Purnomo. Dia melakukan pengecekan debit air di jembatan gantung sungai Prono di Desa Sumberbulu Kecamatan Tegalsiwalan.

“Bhabinkamtibmas wajib deteksi dini terhadap situasi terkini baik bencana alam maupun kamtibmas lainnya. Ini guna mempermudah Kepolisian mendapatkan informasi apabila terjadi hal-hal yang sifatnya darurat seperti bencana alam,” terangnya.

Dari hasil pemantauan kemarin, volume debit air sungai Prono tetap normal seperti hari biasanya. Bhabinkamtibmas juga mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya dilalui aliran air sungai Prono untuk lebih waspada terhadap bencana banjir.

“Saya harap agar orang tua selalu mengawasi anaknya, jangan diperbolehkan main di sekitar sumber mata air ini, karena kultur tanah yang labil serta banyak bebatuan yang cukup besar,” tegasnya.

Agar lebih cepat dan tanggap mengatasi situasi tak terduga, pihaknya juga menjalin koordinasi lintas elemen dan juga masyarakat. Bripka Arief mengatakan, antisipasi bencana adalah tanggung jawab bersama. “Kami berharap masyarakat melaporkan gejala alam yang berkaitan dengan potensi bencana,” harapnya. (ra/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan