Lain-lain

Wushu Sumbang 2 Perunggu


LAMONGAN – Cabang olahraga (Cabor) Wushu sukses menambah 2 medali bagi kontingen tim Porprov Kabupaten Probolinggo. Dua medali tersebut diraih oleh Zainur Rahman Ali dan Novita Dwi Darmayanti dari 2 nomor Sanda yang berbeda.

Pada laga semi final yang digelar di GOR Kemantren, Paciran Lamongan pada Selasa (9/7), Zainur yang turun dinomor Sanda 48 kilogram harus mengakui keunggulan Abi atlet Wushu asal Kediri. Sedangkan Novita juga harus mengakui keunggulan Andini, atlet Wushu asal Surabaya yang berhasil menang KO. Yakni pada laga semi final nomor Sanda 56 kilogram.

Ketua Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Probolinggo Eko Sumedi mengungkapkan, raihan tersebut sebenarnya tidak sesuai target 3 medali emas. Meski demikian capaian tersebut cukup disyukuri pihaknya. Eko mengatakan pada Porprov kali ini kekuatan atlet wushu dari daerah lain nyaris merata.

“Di porprov kali ini banyak atlet wushu pendatang baru yang pada ajang kejurprov lalu sengaja disimpan. Sehingga atlet kami yang masih yang jam terbangnya masih kurang, sedikit kesulitan menghadapi mereka. Utamanya sejak pada babak perdelapan final lalu,” ungkapnya, Selasa (9/7) sore.

Sementara itu 2 pelatih wushu kabupaten Probolinggo, Aspianto dan Fadhol kompak menyebut kekalahan atlet asuhannya itu karena faktor kurang beruntung. Pasalnya seluruh atlet sudah berupaya maksimal dan berjuang sekuat tenaga. Namun hasil akhirnya memang masih di luar ekspektasi.

“Secara garis besar, sudah ada peningkatan prestasi jika dibandingkan dengan Porprov ke-5 di Banyuwangi lalu. Waktu itu kita hanya mampu menyumbang 1 medali, dan sekarang kita bisa tambah 2 medali,” kata Aspianto yang diamini oleh Fadlol. (tm/eem)


Bagikan Artikel