Lain-lain

Kredit Usaha Rakyat Rp 330 M Ludes

PROBOLINGGO – Kota dan Kabupaten Probolinggo diberikan platform Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejumlah Rp 330 miliar pada tahun 2018. Dana itu disebar pada bank plat merah di wilayah tersebut. Platform itu sudah terserap habis sejak 30 November kemarin.

“Untuk Kredit Usaha rakyat (KUR) sudah habis. Untuk tahun depan mungkin ada lagi,” kata Lukman Hakim, sales eksekutif salah satu bank di wilayah Probolinggo, kemarin (12/12).

Lukman menyebutkan salah satu peningkatan pembiayaan KUR ini karena bunga sangat murah yang ditawarkan. Jika sebelumnya sejumlah 9 persen, kini hanya 7 persen atau setara dengan 0,34 persen pola anuitas. “Setiap pinjaman Rp 100 juta, pengembaliannya hanya Rp 108 juta dalam dua tahun,” sebutnya.

Aktivitas transaksi berlangsung di salah satu bank yang menyediakan dana KUR di Kabupaten Probolinggo. (Dokumen/Koran Pantura)

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro setempat Nanang Trijoko Suhartono mengatakan, pemerintah selama ini mendukung program KUR. Dukungan itu salah satu wujudnya adalah merekomendasikan beberapa pelaku UMKM yang kondisi usahanya baik, kepada pihak bank. Rekomendasi itu sebagai dasar bagi pihak bank untuk memberikan pinjaman kepada pelaku UMKM bersangkutan.

Nanang mengungkapkan, serapan KUR di Kabupaten Probolinggo sangat tinggi. Berdasar laporan kuartal I, serapannya sudah mencapai Rp 120 miliar. “Sektor riil seperti pedagang hingga industri rumah tangga yang menyerap dana tersebut,” ungkapnya. (bro/ra)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan