Lain-lain

Gojek – Angkot Ribut Lagi

PROBOLINGGO – Ribut-ribut soal penumpang antara Gojek Online (GO) dengan angkutan kota (Angkot) Probolinggo kemarin (10/12) pagi terjadi lagi. Sekitar pukul 08.30 kemarin seorang driver gojek ketahuan mengangkut penumpang. Sopir angkot yang mengetahui hal itu langsung tidak terima.

Keributan yang tak sampai berlanjut ke perbuatan anarkis itu kemudian diselesaikan di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) di Jl Suroyo. Pertemuan digelar samping kantor Dishub, tepatnya di teras studio Radio Suara Kota.

Meski ditengahi Kepala Dishub Sumadi, pertemuan perwakilan Asap (Asosiasi Angkot Probolinggo) dan Gojek sempat alot. Sebab, masing-masing pihak ngotot mempertahankan pendapatnya.  Gojek berpatokan pada daerah lain di Indonesia yang membolehkan dan tidak mempermasalahkan  beroperasinya Gojek.

Sedangkan Asap berpedoman pada perwali yang menghentikan sementara operasi Gojek dan undang-undang yang sempat ditolak oleh MK setelah digugat oleh Gojek. Di dalam undang-undang itu disebutkan bahwa kendaraan roda dua bukan angkutan umum. Sebalikknya, Gojek  balik mempersoalkan ojek konvensional atau ojek pangkalan di Terminal Bayuangga yang bisa   tetap beroperasi.

Pertemuan dua kubu sempat memanas. Bahkan petugas Polres Probolinggo Kota sampai meminta anggota Asap dan Gojek keluar dari halaman kantor Radio Suara Kota. Mengingat, Gojek tidak terima dengan perkataan sejumlah sopir angkot yang dirasa menyudutkan Gojek.

Pernyataan tersebut timbul setelah salah satu anggota Gojek mengaku telah mengangkut penumpang karena diminta atau dihubungi penumpang. “Kami mengangkut penumpang karena permintaan penumpang. Kami sebagai warga, harus melayani masyarakat,” kata driver Gojek itu.

Mendengar alasan seperti itu, sejumlah sopir angkot meminta Gojek tidak perlu menuruti permintaan warga. Sebab, dalam perwali dan UU sudah jelas melarang kendaraan roda dua atau Gojek  beroperasi.

“Masak sampeyan mau kalau diminta mencuri. Ya jangan mau kalau diajak mencuri. Jangan marah. Ini contoh. Kami bukan menyamakan profesi sampeyan dengan pencuri,” ujar salah satu sopir angkot yang disambut amarah para driver Gojek.

Petugas kemudian meredam amarah para Gojek. Kedua pihak kemudian sepakat mengakhiri perdebatan setelah ada kesepakatan. Tawaran Asap yang mempersilahkan Gojek mengangkut atau menjemput penumpang di sekitaran Jalan Mastrip hingga ke selatan diiyakan Gojek. Hanya, Asap membatasi waktu mulai pukul 17.00 saja setiap harinya.

Sedangkan mulai pagi hingga sore pukul 17.00, Gojek tidak diperkenankan menjemput atau mengambil penumpang di daerah yang telah disepakati. Kedua pihak sepakat. Tetapi, kesepahaman yang mereka sepakati itu tidak dituangkan secara tertulis. Mereka kemudian membubarkan diri dan melanjutkan pekerjaannya. “Kalau sudah sepakat, monggo kerja lagi,” tandas Kepala Dishub Sumadi.

Menurutnya, Gojek tidak boleh mengangkut penumpang atau orang sesuai aturan perwali dan undang-undang. Gojek hanya boleh melayani permintaan warga membelikan makanan atau membeli sesuatu. Jika ada Gojek yang mokong tetap mengangkut orang, maka pihak kepolisianlah yang memiliki kewenangan menindak. “Kalau melanggar undang-undang, ya kewenangan polresta. Kalau melanggar perwali, itu tugas Satpol PP,” ujarnya.

Sementara itu, Satgas Gojek Nilo Utomo menyesalkan ulah sopir angkot yang menarik anggotanya saat mengangkut penumpang di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan klinik Rumah Sakit Dharma Husada. Disebutkan, pagi itu anggotanya mengambil penumpang di perumahan Asabri. Hal itu dilakukan, karena warga tersebut menghubungi anggotanya, meminta antar ke satu tempat.

“Waktu sampai di depan RS Husada, dia ditarik sopir angkutan, diminta berhenti. Jangan begitu. Pikirkan keselamatan Gojek dan penumpangnya. Yang diantar itu ibu hamil,” tandas Nilo. Lalu tentang tawaran yang dizinkan menarik penumpang hanya di Jalan Mastrip sore hari, Nilo hanya mengangkat bahu. (gus/iwy)

Kepala Dishub Kota Probolinggo Sumadi memfasilitasi pertemuan kru Gojek dan Asap, pasca terjadi keributan pagi kemarin (10/12). (Agus Purwoko/Koran Pantura)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan