Lain-lain

Waspada Kejahatan Berkedok Cek Elpiji

KRAKSAAN – Belakangan ini, banyak kabar beredar di tengah masyarakat tentang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang memeriksa tabung gas ke rumah-rumah warga. Kegiatan itu membuat warga Kabupaten Probolinggo resah.

Aminah, warga Desa/Kecamatan Krejengan mengaku pernah didatangi sepasang pria yang mengaku dari karyawan SPBE. Mereka berencana untuk mengecek kompor yang ada di rumahnya. “Saya gak bolehin, meski mereka maksa. Soalnya saya sendiri di rumah waktu itu,” terangnya.          

Keresahan warga ini pun mendapatkan respon dari salah satu pengelola SPBE di Kabupaten Probolinggo. Manager SPBE Akamindo Desa Bulang, Kecamatan Gending, Gunarto angkat bicara menanggapi hal tersebut. Pihaknya justru mengimbau warga agar tidak mudah percaya, karena dikhawatirkan hal itu adalah kedok penipuan.

          “Kami tidak pernah memerintahkan staf dari SPBE untuk terjun ke lapangan memantau elpiji di dapur orang. Itu bukan urusan kami. Mungkin itu orang lain yang mengaku kami,” ujar Gunarto saat dikonfirmasi, kemarin.

Ia menyampaikan, kejadian itu kemungkinan besar hanya sebuak kedok orang tertentu untuk mengelabuhi pemilik rumah. Hingga nantinya melakukan tindakan kejahatan. Ia menghimbau, sebaiknya warga tak mudah percaya. “Kalau perlu tanyakan identitas dan surat tugasnya,” tegasnya.

Masih kata Gunarto, sebagai bentuk jaga-jaga dari orang jahil, warga berhak menanyakan identitas tersebut. Apalagi sekarang sudah mendekati Lebaran. “Kami tak pernah mencabut tabung gas dari warga, begitu pula untuk ngecek kondisi kompor dan elpiji,” tegasnya.

Sebab, pihaknya telah mendistribusikan gas elpiji tersebut pada agen yang telah terdaftar setiap harinya. Distribusi itu rutin dilakukan dengan jumlah yang cukup besar. “Jadi urusan pemasaran pada masyarakat atau pembeli itu sudah diserahkan pada agen,” jelasnya. (yek/awi)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan