Lain-lain

BMKG Perkirakan Terjadi Hujan Hingga Akhir Pekan

KRAKSAAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali mengeluarkan peringatan cuara ekstrem. Petir dan angin kencang akan kembali terjadi. Bahkan kali ini, BMKG menyebut adanya kemungkinan terjadinya hujan es.

Prakirawan BMKG Juanda Surabaya Teguh Tri Susanto, mengatakan saat ini sebagian wilayah di Jatim sedang memasuki peralihan tersebut. “Kalau dilihat dari citra satelit yang ada, sebagian besar wilayah di Jatim pada awal April nanti sudah memasuki musim kemarau,” katanya, kemarin (28/3).

Ia menerangkan, peralihan musim tersebut dimulai dari Jawa Timur bagian barat. Kemudian ke utara dan ke tengah. “Untuk daerah tapal kuda seperti Jember, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, dan juga Lumajang masih belum,” katanya.

Menurut Teguh, banyak potensi yang bisa terjadi di saat peralihan musim hujan ke kemarau ini. Seperti terjadinya angin kencang sesaat. “Selain itu, juga kemungkinan terjadi puting beliung atau bahkan terjadinya hujan es seperti yang terjadi di Bangil Pasuruan beberapa hari lalu,” katanya.

Teguh mengatakan, peringatan dini yang dikeluarkan untuk pertengahan pekan ini masih sama. Yaitu terjadinya hujan ringan hingga deras yang disertai dengan petir pada sore dan malam hari. Sementara suhu udara masih berkisar antara 17 sampai 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara sekitar 65 sampai dengan 100 persen.

“Serta kecepatan angin dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 05 sampai 30 kilometer per jam,” katanya.

Untuk itu, masyarakat diminta tetap waspada akan kemungkinan terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat. Pasalnya, hujan itu disertai petir dan angin kencang sesaat pada pagi hari di sejumlah wilayah. Yakni di Jombang, Probolinggo, Bojonegoro, Mojokerto, Pamekasan, Pulau Bawean, Malang, Pasuruan, Lumajang, Situbondo, Bondowoso dan Jember.

“Keadaan cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi sampai akhir pekan nanti,” paparnya. (ra/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan