Lain-lain

Anak Berhubungan Intim dengan Suaminya, Ibunya Mengintip

PROBOLINGGO – Kasus meninggalnya Jumatri (23) pada Senin (25/2) lalu, membuat heboh masyarakat Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, warga Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu diduga meninggal dunia karena tak kuat melayani Basar, suaminya, saat berhubungan badan. Sebab, alat kelamin suaminya disebut-sebut berukuran besar.

“Penyebabnya bukan itu. Korban punya riwayat penyakit  epilepsi,” kata Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto saat berada di Kota Probolinggo, Rabu (27/3) siang.

Pihaknya mengaku mendapat keterangan tersebut dari orang tua Jumatri. Selain itu, juga ada keterangan dari dokter. Pihak penyidik Polres juga telah memintai keterangan Basar, suami korban. Bahkan penyidik melihat langsung alat vital milik Basar.

AKP Riyanto mengatakan, orang tua Jumatri melaporkan menantunya setelah mendengar kabar bahwa ukuran alat vital milik menantunya di atas rata-rata. “Kami minta anunya ditunjukkan. Ternyata setelah dilihat, ukurannya normal. Tidak besar seperti kabar yang beredar,” ungkap AKP Riyanto.

Terkait kronologi, AKP Riyanto menerangkan bahwa pasangan pengantin baru itu melakukan hubungan badan pada malam kejadian. Bahkan kata AKP Riyanto, ibu dari Jumatri sempat mengintip anaknya bercinta dengan suaminya. Saat itu, ibu dari Jumatri sendirian. Sedangkan Nedi Sito, suaminya, tengah keluar rumah.

Tahu bahwa anaknya berhubungan badan, si Ibu merasa senang. Ia pun kembali di kamarnya sendiri untuk tidur. “Si ibu senang melihat anaknya gituan. Ngintip sebentar, lalu si ibu kembali ke kamarnya,” beber AKP Riyanto.

Rupanya, si Ibu memantau perkembangan aktivitas anak dan menantunya pada malam itu. Setelah berhubungan badan, Basar keluar dari rumah. Situasi tersebut dimanfaatkan ibu dari Jumatri untuk kembali mengintip Jumatri di kamarnya. “Dia lihat Jumatri tengkurap di atas dipannya sendirian. Lalu ibu balik lagi ke kamarnya. Dikira anaknya tidur karena capek setelah bercinta dengan suaminya,” terang AKP Riyanto.

Keesokan paginya, Jumatri ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ketika kepalanya diangkat, busa keluar dari mulutnya meski tidak terlalu banyak. Warga pun heboh lantaran korban yang tadinya sehat, tiba-tiba ditemukan meninggal dunia.

“Kronologinya seperti itu. Tidak benar kabar bahwa kelamin milik suaminya besar,” kata AKP Riyanto. (gus/eem)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan