Lain-lain

Hasan: Sholat Obatnya Susah dan Rezeki Ruwet


SIANG kemarin (5/3), giliran masyarakat Kecamatan Tegalsiwalan yang kebagian kegiatan Safari Rajabiyah Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo. Lokasi kegiatannya di Desa Sumberbulu.

Tokoh yang hadir di acara Safari Rajabiyah salah satunya adalah Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan H. Hasan Aminuddin. Hasan pula yang tampil sebagai pembicara. Di atas panggung, Hasan menjabarkan sebuah solusi dari pelbagai permasalah dalam jalan yang religius.

Menurut Hasan, umat Islam hendaknya menjadikan sholat sebagai azimat untuk menghadapi masalah sosial dan ekonomi. “Dirikanlah sholat lima waktu, tepat waktu. Itu adalah obat tatkala susah lahir batin dan rezekinya ruwet,” ujar pria yang juga menjabat anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Kegiatan Safari Rajabiyah di Kecamatan Banyuanyar dan Tegalsiwalan dipadati ribuan warga setempat. (Istimewa/Koran Pantura)

Oleh karenanya kata Hasan, mumpung dalam momen bulan Rajab, Hasan mengajak segenap umat Islam agar senantiasa meningkatkan ibadah. Baik ibadah dalam konteks hablum minallah (hubungan dengan Allah SWT) maupun hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia).

“Cara membina hablum minallah itu salah satunya dengan sholat,” kata Hasan. “Marilah kita benahi hubungan kita dengan Allah SWT, terutama menyangkut sholat lima waktu tepat waktu,” imbuhnya.

Suami dari Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari ini mengatakan, sholat lima waktu secara disiplin cukup penting. Hasan melihat manusia dewasa ini mengurai hidupnya lebih banyak secara logika tanpa memaknai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Dalam kehidupan sehari-hari, syariatnya hilang dan akal yang dipakai. Sehingga hubbuddunya (mencintai dunia, red) lebih menonjol daripada akhiratnya,” urainya.

Hasan berharap kegiatan Safari Rajabiyah membawa manfaat kepada masyarakat. Setidaknya dari sudut pandang terjalinnya silaturahim dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia juga berharap segenap pihak yang hadir menjadi insan yang bermanfaat bagi sekitarnya.

“Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin sehingga bisa mengemban amanah dengan sebaik-baiknya agar memberikan manfaat bagi masyarakat,” harapnya.

Demi memberikan manfaat bagi masyarakat, Pemkab Probolinggo bersama PCNU sedang menggodok sebuah inovasi pembangunan akhlak. Yakni dengan menjalankan program Gerakan Sholat Subuh Berjamaah.

“Selain sholat Shubuh berjamaah, juga akan diramaikan dengan kuliah Shubuh oleh para muballigh dan kemudian ditutup dengan ngopi pagi bersama,” ungkap Hasan.

Kegiatan Safari Rajabiyah ini juga dinilai Hasan, mampu mengangkat perekonomian masyarakat. Pasalnya para pedagang kecil yang berada di lokasi acara ketiban berkah. “Barang dagangan bisa ludes dibeli oleh masyarakat yang hadir ke acara,” terangnya.

Safari Rajabiyah juga dipusatkan di Lapangan Klenang Kidul Kecamatan Banyuanyar, Senin (4/3). Kegiatan ini dihadiri sejumlah Kepala OPD, forkopimka Banyuanyar, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di kecamatan setempat.

Ribuan orang dari berbagai segenap elemen masyarakat mulai dari kepala desa dan perangkat desa, pengurus NU, para guru mulai tingkat PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs serta SMA serta para pengurus organisasi kemasyarakatan dan keagamaan yang ada di kecamatan yang menggelar acara. (ra/eem)


Bagikan Artikel