Lain-lain

Nasi Bungkus untuk Jamaah Subuh

KURIPAN – Pemkab Probolinggo berencana mengalokasikan nasi bungkus pada Perubahan APBD 2019 ini. Salah satu tujuannya untuk memakmurkan masjid. Hal itu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI H Hasan Aminudin saat menghadiri Harlah NU dan Safari Rajabiyah di Desa Kedawung Kecamatan Kuripan, Kamis (21/2).

Suami Bupati Hj. P. Tantriana Sari ini mengatakan, rencana itu salah satunya karena saat ini jumlah masjid tidak sesuai dengan jamaah shalat subuh. “Padahal, seharusnya justru lebih memakmurkan masjid dengan banyaknya jumlah jamaah shalat, khususnya shalat subuh,” ujarnya.

Salah satu solusinya yakni akan segera mengalokasikan dana pada saat P-APBD 2019 untuk dibelanjakan nasi bungkus. “Shalat subuh berjamaah, sarapan pagi plus ngopi, rokoknya beli sendiri,” ujarnya.

Lebih teknis, Hasan menjelaskan, alokasi yang bertujuan untuk memakmurkan masjid ini nantinya akan dititipkan ke masing-masing kecamatan. “Akan diberikan ke camat dan kerjasama dengan takdir masjid kecamatan plus pengurus PCNU,” katanya.

Dengan model dan metode dakwah seperti ini, Hasan meyakini jamaah akan lebih banyak hadir di masjid. “Di zaman kekininan ini yang perlu diterapkan,” tambahnya.

Metode ini akan diterapkan 4 bulan percobaan. Pada akhir tahun 2019, alokasi anggaran tersebut nantinya akan diserahkan ke desa. “Desa akan juga menerapkan untuk kemudian menjadi contoh ke Indonesia. Ini sudah kami terapkan di masjid Toroyan selama 4 tahun. Tapi hanya saat shalat Jumat. Seribu kotak setiap Jumat. Alhamdulillah berhasil,” terangnya. (rul/awi)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan