Lain-lain

Amankan Pria Diduga Berstatus PNS, Pegawai BUMD, dan Caleg


PROBOLINGGO – Satpol PP Kota Probolinggo mengamankan 5 pasangan bukan suami istri dalam sebuah razia penyakit masyarakat (pekat), Kamis (14/2) malam. Dari sekian lelaki yang diamankan, 3 di antaranya diduga berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil), caleg (calon anggota legislatif), pegawai BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Jawa Timur.

Mereka diamankan dari rumah kos terpisah. Seorang pria dan seorang wanita diamankan di sebuah rumah kos Mentari di Gang 1 Jalan KH Hasan Genggong Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran. Si lelaki berinisial K, si perempuan berinisial Z. Keduanya kedapatan berada dalam 1 kamar. Dari informasi yang berhasil dihimpun, K bekerja di PT. Delta Artha Bahari Nusantara, sebuah BUMD Jawa Timur di Pelabuhan Baru Probolinggo.

Berikutnya, petugas mengamankan seorang pria berinisial Z yang merupakan seorang caleg di Daerah Pemilihan (Dapil) Mayangan. Z tengah berada di dalam kamar lantai 2 bersama seorang perempuan berinisial N.

Petugas juga mengamankan lelaki berinisial B yang satu kamar dengan perempuan berinisial Y di rumah kos Jalan Flamboyan, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan.

Lalu, di sebuah rumah kos di Jalan Cempaka Kelurahan Sukabumi, Kecamatam Mayangan, diamankan seorang lelaki berinisial L yang hidup sekamar dengan perempuan berinisial N.

Pasangan terakhir diamankan adalah lelaki berinisial K dan perempuan berinisial S. Keduanya diamankan dari home stay Diponegoro di Jalan Diponegoro, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan. Dari informasi yang dihimpun, K adalah salah seorang PNS di sebuah institusi pemerintah.

Rata-rata pasangan tersebut mengaku kawin sirri. Meski demikian, petugas yang terdiri dari Satpol PP dan CPM, tetap membawa mereka ke kantor Dinas Satpol PP Jalan Raya Panglima Sudirman.

Pada razia tersebut, tidak sedikit rumah kos yang disisir. Setiap penghuninya diminta untuk menunjukkan identitas diri. Lebih-lebih jika penghuni kamar terdiri dari lelaki dan perempuan. Jika tidak bisa membuktikan bahwa mereka menikah secara sah, mereka akan dijaring oleh petugas.

“Pokoknya, setelah kami periksa KTP-nya alamatnya, tidak sama, kami bawa ke mako. Pasangan yang mengaku kawin siri, juga kami amankan,” ujar Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Agus Effendi.

Agus membenarkan pihaknya telah mengamankan beberapa pria. Saat ditanya apakah ada pria yang diduga berstatus PNS, Caleg dan pegawai BUMD, Agus tidak berbicara detail. Ia hanya mengatakan, mereka yang diamankan masih dimintai keterangan untuk memastikan identitasnya.

“Belum tahu. Soalnya mereka masih di-BAP (berita acara pemeriksaan, red) ,” kata Agus usai razia. (gus/eem)

Petugas Satpol PP Kota Probolinggo merazia sebuah rumah kos, Kamis malam.


Bagikan Artikel