Lain-lain

Kiai Jalal, Ulama yang Diberi Allah Sifat Lemah Lembut


PAITON – Ponpes Nurul Qodim merupakan salah satu Lembaga Pendidikan Islam Salafiyah yang konsisten dalam mengembangkan ajaran Islam melalui jalur pendidikan mulai tingkat dasar hingga Mahad Aly.

Pesantren yang terletak di Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo ini awalnya didirikan ulama berpangkat wali Allah KH. Hasyim Mino. Setelahnya, Ponpes Nurul Qodim dilanjutkan putra Kiai Mino, yakni KH Hasan Abdul Jalal yang memiliki ribuan santri.

Kiai Jalal dengan nama Jalal, berarti kemuliaan. Namun Allah memberikannya sifat lemah lembut dan penuh keindahan (Jamal).

Bagi para jamaahnya, Kiai Jalal, terkenal dengan doanya yang mustajab. Sehingga banyak tamu dari berbagai kalangan datang.

Mereka mengemukakan hajatnya untuk didoakan Kiai Jalal. Dan mereka berkali-kali kembali meminta doa lagi. Karena doa sang kiai terbukti mujarab sahih.

Ada beberapa ceramah yang diingat, yakni Kiai Jalal memberikan nasehat pada pengantin agar patuh pada mertua masing-masing. Agar hidupnya berkecukupan-kaya, mulia, dan tentram tidak ada masalah. Itulah kuncinya orang kaya dan mulia.

“Seringkali ada yang hormat mertua awal-awal saja. Setelah itu tidak dianggap lagi. Dianggap orang lain. Padahal mereka juga orang tua kita yang wajib dihormati,” kata Kiai Jalal dengan suara lembut (sifat Jamal Allah) dalam salah satu tausiyahnya.

Sesekali tausiyahnya diselingi guyonan pengalaman hidupnya. Sehingga jamaah menjadi tertawa dan semakin semangat mendengarkan.

Jumat (24/3/2023) siang, Kiai Jalal wafat. Banyak orang merasa kehilangan. Namun mereka percaya bahwa wafatnya sang kiai adalah khusnul khatimah, yakni hari Jumat di bulan Ramadan. (ra/iwy)


Bagikan Artikel