Lain-lain

Kiai Mutawakkil: Evaluasi Kompetisi Sepak Bola Nasional secara Menyeluruh


PROBOLINGGO – Tragedi kanjuruhan pasca pertandingan Arema FC dan Persebaya pada Sabtu (1/20) masih menyisakan duka yang mendalam. Hampir semua kalangan menaruh perhatian kepada hal tersebut. Termasuk dari kalangan ulama. Seperti KH. Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

KH Mutawakil mengungkapkan rasa duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan tersebut. Ia menyampaikan bela sungkawa atas tragedi yang menewaskan 127 korban tersebut.

“Semoga para korban meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah,” tuturnya, Selasa (4/10).

Kiai Mutawakkil menyatakan, peristiwa Kanjuruhan adalah tragedi kemanusiaan.

“Tragedi Kanjuruhan adalah tragedi kemanusiaan. Peristiwa tersebut bukan konflik antar suporter,” tutur Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Probolinggo ini.

Terkait tragedi tersebut, Ia meminta agar mekanisme penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia dievaluasi dan diperbaiki secara menyeluruh. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.

“MUI Jatim berharap harus dilakukan evaluasi menyeluruh terkait mekanisme penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional. Tidak boleh ada lagi peristiwa semacam ini di masa yang akan datang,” tegasnya. (ar/eem)


Bagikan Artikel