Lain-lain

NU Kraksaan Fokus 5 Aspek Penguatan Umat


PAITON – Dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama’ (NU) ke-99, Pengurus Besar (PB) NU menyongsong tema ‘Merawat Jagat, Membangun Peradaban’. Oleh Sebabnya, Pengurus Cabang (PC) NU Kota Kraksaan akan fokus melakukan penguatan-penguatan di berbagai lini demi mewujudkan tujuan dari tema tersebut.

Ketua PCNU Kota Kraksaan KH. Shihabuddin Sholeh mengatakan, ada 5 penguatan yang akan dilakukan oleh PCNU Kota Kraksaan. Pertama ialah penguatan di Bidang Organisasi.

“Jika organisasinya kuat, tentunya akan membawa manfaat yang nyata terhadap warga, khususnya warga Nahdliyin,” katanya saat memberikan sambutan pada Apel Akbar Kader Pemggerak NU di Pantai Duta di Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Minggu (20/2).

Kedua, PCNU Kota Kraksaan akan melakukan penguatan di Bidang Pendidikan. Sebab, dengan majunya pendidikan bagi warga nahdliyin, ia meyakini kesejahteraan hidup warga nahdliyin akan terus membaik.

“Penguatan di bidang pendidikan ini nantinya akan dipimpin oleh Lembaga Ma’arif NU,” ujarnya.

Ketiga, penguatan yang harus dilakukan juga adalah penguatan di bidang kesehatan. Demi tercapainya penguatan ini, tentu pihaknya akan bekerja sama dengan sejumlah pihak lainnya.

“Kolaborasi dengan lembaga lain harus dilakukan. Karena sektor kesehatan ini sangat penting. Segala apa pun itu, tanpa adanya kesehatan, tidak mungkin dapat dilakukan,” imbuhnya.

Keempat, PCNU Kota Kraksaan akan melakukan penguatan di bidang informasi dan tekhnologi. Kader NU memurutnya harus berpedoman tegus terhadap prinsip, ‘menjaga tradisi lama yang baik, dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik’.

“Sekarang eranya digital, IT harus diperkuat sebagai sarana dakwah an-Nahdliyah. Tentunya literasi dakwahnya harus santun, harus menyejukkan,” terangnya.

Terakhir, dalam rangka menyongsong harlah NU kali ini, pihaknya juga akan melakukan penguatan di bidang ekonomi. Ekonomi harus terus bangkit demi menyongsong kemandirian warga nahdliyin.

“Penguatan ekonomi warga nahdliyin ini nantinya akan dikomandoi oleh LAZISNU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, san Sedekah NU) untuk membantu kesejahteraan ummat,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, pada acara yang sama Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur KH. Muhammad Koderi mengatakan, 5 penguatan tersebut wajib dilakukan oleh semua kader-kader NU.

Selain demi menyongsong hari lahir NU, hal tersebut juga bertujuan demi mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) memasuki masa emas pada usia kemerdekaannya yang ke-100 tahun pada 2045 nanti.

“Mutlak tidak boleh ditawar, 5 penguatan itu harus dilakukan. Ayo isi ruang-ruang kosong yang bisa dijadikan tempat berjuang. Perjuangan harus dilakukan tanpa harus menunggu waktu yang tepat, kader NU harus penuh semangat,” katanya. (ay/ra)


Bagikan Artikel