Lain-lain

Puting Beliung Hantam Gending

Tidak sedikit bangunan yang mengalami kerusakan setelah diterjang puting beliung, kemarin. Dampak angin tersebut terjadi di 3 desa di Kecamatan Gending. (BPBD for Koran Pantura)

GENDING – Angin puting beliung kembali menerjang Probolinggo, pada Selasa (22/1) sore. Sasarannya kali ini adalah wilayah pesisir Kecamatan Gending. Angin kencang yang disusul hujan deras itu menghantam 3 desa di Gending. Selain banyak rumah rusak, ada seorang bocah disebutkan menjadi korban luka.

Peristiwa angin puting beliung itu kemarin terjadi sekitar pukul 16.50 WIB.   Angin kencang berputar–putar dan berpindah-pindah di tiga desa yang ada di Kecamatan Gending. Walau berlangsung hanya beberapa menit, dampak kerusakaannya tidak bisa dibilang ringan.  

“Dari atas langit kayak mendung hitam berputar-putar, menyapu rumah dan pepohonan. Kejadiannya cukup cepat, banyak warga berhamburan ke luar rumah saat puting beliung datang. Tadi ada yang terluka,” kata Kepala Desa Pesisir Kecamatan Gending Sanemo.

Ia melanjutkan, kejadian puting beliung yang menimpa desanya banyak menerjang pemukiman warga, warung, dan sejumlah kandang. “Untuk sementara, tercatat ada sekitar 25 rumah, 6 warung dan kandang rusak. Kabel listrik ada yang putus dari tiangnya,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Gending, Muhammad Abduh Ramin menyampaikan, banyak rumah rusak dan pohon tumbang akibat puting beliung itu. Bahkan ada beberapa rumah yang ambruk.

Menurutnya, puting beliung menerjang 3 desa di Kecamatan Gending, yakni Desa Pesisir, Desa Brumbungan Lor dan Bulang. “Belum tahu jumlah rumah yang kena,” katanya.

Terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi menyampaikan, tim reaksi cepat (TRC) dibantu Sabhara Polres Probolinggo dan TNI, sudah di lokasi kejadian. Mereka tengah melakukan evakuasi pepohonan yang menutup akses jalan di jalur Pantura. Selain itu mereka juga mendata dampak bencana alam tersebut.

Selanjutnya, pihaknya telah membagi tim untuk terjun langsung ke lokasi mengambil langkah darurat. Sejauh ini pihaknya masih belum bisa memberikan jumlah bangunan terdampak dan pohon-pohon yang tumbang. “Ada juga anak kecil yang mengalami luka-luka, tetapi sudah ditangani tim medis. Belum ada korban jiwa meninggal yang dilaporkan,” terang Anggit. (yek/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan