Lain-lain

Pembangunan Jembatan Kedungasem Molor


PROBOLINGGO – Pembangunan jembatan Kedungasem di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo seharusnya telah rampung pada akhir Oktober lalu. Namun hingga kini pembangunannya masih berlangsung.

Adi Rosadi, Pejabat Pengganti Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PGS PPK) jembatan tersebut saat dikonfirmasi mengakui jika pembangunan jembatan tersebut molor. Sesuai kontrak kerja, harusnya pembangunannya selesai pada akhir Oktober lalu. Namun ternyata melewati batas waktu kontrak kerja. Akhirnya, kontraktor penggarap jembatan dikenakan sanksi berupa denda.

“Pelaksana bekerja dalam masa denda karena terlambat penyelesaian pengerjaannya. Berapa harinya sanksi dendanya, sesuai tanggal kontrak berapa harinya. Tidak ada perpanjangan. Jika mereka terlambat 3 hari, ya disanksi denda 3 hari,” terangnya, Rabu (3/11).

Penyebab molornya pengerjaan adalah faktor teknis. Awalnya, pada 28 Oktober lalu akan dilakukan pengaspalan di atas jembatan yang telah dibangun. Namun saat itu beton di bawah lapisan aspal dianggap belum benar-benar bisa dilapisi aspal. Sehingga pekerjaan pengaspalan terpaksa diurungkan.

Adi menerangkan, beton baru bisa dilapisi aspal pada Selasa (2/11) lalu. Sehingga baru saat itulah pengaspalan dilakukan. Pekerjaan pengaspalan itu diperkirakan akan selesai pada pekan ini.

“Kalau tanggal 28 Oktober diaspal, umur beton masih belum sesuai dengan spek. Karena itu ditunda. Saya tidak mau pekerjaan ini tidak sesuai dengan spek. Karena itu ditunda sampai umur beton sesuai spek,” terangnya. (rul/eem)


Bagikan Artikel