Lain-lain

Capaian PTSL 60 Persen, Target Tak Jelas


PROBOLINGGO – Progres program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Probolinggo tahun ini masih mencapai 60 persen dari target yang tidak jelas. Pasalnya, ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

Humas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Probolinggo Ernata mengatakan, target serifikasi bidang tanah tahun ini selalu berubah-ubah. Jika asumsi target PTSL tahun ini sebanyak 53.100 bidang, maka saat ini telah berubah.

Sebab, BPN pusat sudah mengotak-atik melakukan pengurangan anggaran. Sehingga jumlah target sertifikasi tanah itu tak sebanyak target awal. Sayangnya, Ernata enggan menyampaikan berapa jumlah target saat ini, setelah dilakukan perubahan.

Meski target tidak jelas, namun Ernata mengklaim kalau pihaknya sudah mampu menyelesaikan sebanyak 60 persen. Namun, tetap saja, capaian itu disampaikan dari target yang tidak ia paparkan.       “Ini masih terus berjalan. Maaf saya tidak bisa menyampaikan target itu,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Rabu (27/10).

Ernata menyampaikan, kendala di lapangan terkait progam PTSL ini adalah kurangnya antusias masyarakat untuk mengikuti progam tersebut. Bahkan 5 tim khusus progam PTSL ini, sudah melakukan door to door kepada warga, untuk menawarkan progam.

Padahal dalam proses PTSL itu tidak dipungut biaya seperserpun. Masyarakat hanya perlu untuk mendaftar saja. Selanjutnya tim yang akan melakukan pengukuran bidang tanah tersebut. “Respons masyarakat sangat kurang. Sehingga kami harus door to door untuk melakukan sosialisasi,” ucapnya.

Di samping itu, Kaur Bagian Umum, Manuel Atilulu yang turut mendampingi kala itu mengatakan, sejauh ini ada sekitar 8 kecamatan yang menjadi target progam PTSL. Yaitu, Kecamatan Sukapura, Bantaran, Tegalsiwalan, Besuk, Kotaanyar, Maron, Banyuanyar, dan Lumbang. “Itu saja yang kami ketahui masuk dalam data program PTSL,” katanya.

Bahkan, ia menyebutkan, dari 60 persen capaian itu sekira 15 ribu lebih bidang dari target yang enggan ia paparkan. “Kurang lebih segitu,” kata Manuel.

Ketika ditanyakan data detail progres program tersebut, kedua petugas (Ernata dan Manuel) enggan memaparkan. Bahkan keduanya berbelit dan tak ingin direkam ketika wawancara tersebut dilakukan.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Probolinggo bersama BPN Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi program PTSL di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Selasa 26 Januari 2021 lalu. 

Program PTSL tahun anggaran 2021 ini mendapatkan target 53.100 bidang dan berlokasi di 13 kecamatan, meliputi Kecamatan Bantaran, Banyuanyar, Besuk, Gading, Kotaanyar, Kraksaan, Krejengan, Lumbang, Maron, Paiton, Pakuniran, Sukapura dan Tegalsiwalan. (yek/iwy)


Bagikan Artikel