Lain-lain

Lewat Momen, Banner HSN Ditertibkan


KRAKSAAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo kembali menertibkan banner di sepanjang jalan pantura Kota Kraksaan, pada Senin (25/10). Salah satunya baner ucapan Hari Santri Nasional (HSN). Banner itu dicopot lantaran telah lewat momen.

Kepala Seksi Penyelidikan pada Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Budi Utomo mengatakan, penertiban puluhan baner ucapan Hari Santri Nasional itu dilakukan karena momennya  sudah lewat. Hari Santri Nasional sendiri diselenggarakan pada 22 Oktober.

Selain karena masanya yang lewat, ada sebagian banner ucapan Hari Santri Nasional itu yang terpasang membentang, hingga mengganggu pengguna jalan. Ada juga sebagian yang tak berizin, dan ada juga yang terpasang di zona terlarang.

“Rata-rata ukuran besar. Tetap kami tertibkan karena momen HSN sudah berlalu. Jadi sudah tidak relevan lagi,  serta tidak menggangu aktifitas lalu lalang di bahu jalan,” terangnya.

Menurutnya, penertiban baner disepanjang jalan protokol Kota Kraksaan ini juga bertujuan agar Kota Kraksaan tetap indah. Sehingga pengguna jalan yang lewat dijalan raya tersebut, dapat menikmati eksotika keindahan Kota Kraksaan tanpa terganggu dengan pemandangan karut-marutnya banner yang terpampang.

Ia juga mengaku kalau sudah memerintahkan kepada seluruh anggota Satpol PP untuk menertibkan banner Hari Santri Nasional di masing-masing kecamatan se – Kabupaten Probolinggo. Selain banner Hari Santri Nasional, perintah senada juga berlaku untuk banner yang telah using dan tak berizin.

“Ini dilaksanakan serentak se Kabupaten Probolinggo. Agar pemandangan di sepanjang bahu jalan, baik jalur pantura maupun daerah tetap nyaman dipandang,” katanya.

Ia menambahkan jika kedepan pihaknya terus melakukan penertiban terhadap reklame atau baner yang tidak sesuai dengan aturan. “Aksi ini akan terus kami lakukan ke depan untuk menjaga kedesiplinan,” tegasnya. (yek/iwy)


Bagikan Artikel