Lain-lain

Listrik Padam, PLN Minta Maaf

KRAKSAAN – Permohonan maaf disampaikan PLN UID Jawa Timur kepada pelanggan yang mengalami pemadaman di wilayah Kraksaan dan Besuk. Atensi khususnya di daerah padam Kecamatan Kraksaan, Krejengan dan sebagian Besuk, di antaranya Desa Sidomukti blok Kapuran Makam Pahlawan, Desa Sumberlele, Widoro, Sumber Katimoho, Widoro, Desa Alasumur Kulon dan, KandangJati.

Padamnya listrik beberapa lokasi tersebut akibat hujan dan angin kencang (puting beliung) pada Jumat (18/1) sekitar pukul 21.30. Terjangan hujan dan angin membuat belasan tiang listrik patah, miring dan roboh. Listrik pun padam hingga Sabtu (19/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Upaya yang dilakukan PLN untuk pemulihan jaringan listrik tersebut dengan mengerahkan banyak teknisi dan peralatan berat dari Surabaya, Sidoarjo dan Situbondo. Mereka berupaya untuk memperbaiki jaringan listrik yang mengalami kerusakan.

Dengan padamnya aliran listrik , Senior Manager General Affair UID Jawa Timur Dwi Suryo Abdullah mengucapkan permohonan mohon maaf. “Mohon dukungan agar pekerjaan pemulihan jaringan listrik di Kraksaan dan Besuki,” ujar Dwi Suryo di Surabaya, Sabtu (19/1).

Sementara itu, Rossi warga Pakuniran Kabupaten Probolinggo yang bekerja di PLN Pasuruan menjelaskan hasil koodrdinasi. “Yang di Kraksaan dan Krejengan sudah 60 persen dikerjakan jadi Minggu (20/1) siang sudah bisa dinyalakan listriknya,” jelas Rossi.

Lalu wilayah Besuk sudah menyala sejak Sabtu (19/1). Tadi tim yang bekerja di depan SMK Saqo cepat sekali. Di sekitar itu sampai blok Kapuran ada 5 tiang yang tumbang. Lalu di utara pabrik Sampoerna juga ada sekitar 5 tiang. “Jadi Kraksaan Wetan saja ada sekitar 10 tiang yang perlu diperbaiki. Imbasnya memang pada desa-desa yang disebutkan tersebut,” imbuh Rossi. (ra/iwy)


Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan